Mengapa ada Gagasan Pemerintah Memojokkan Islam??

Pemerintah Indonesia tidak menuduh Islam sebagai agama teror. Bahkan pemerintah Amerika pun tidak. Kenyataannya, banyak WN Amerika yang muslim.

Juga tidak ada tindakan pemerintah kita yang memojokkan atau memburukkan citra Islam. Ngapain juga sih? Presidennya muslim, menteri, gubernur, bupati, sebagian besar muslim, masak mau memojokkan Islam?

Lalu dari mana gagasan itu datang? Gagasan yang menyatakan bahwa pemerintah memojokkan Islam? Itu datang dari 2 titik. Titik pertama, orang yang gagal paham. Titik kedua, orang yang punya kepentingan politik.

Orang yang gagal paham akan menuduh kita memojokkan Islam kalau kita ungkap kejahatan yang dilakukan orang Islam. Ketika saya ungkap fakta korupsi yang dilakukan tokoh Islam seperti ketua partai Islam, itu dianggap memojokkan Islam. Saya sering dituduh begitu.

Lho, yang korupsi itu siapa? Dialah yang memojokkan Islam, memperburuk citra Islam. Kita mengungkapnya dalam konteks mengingatkan bahwa itu perbuatan buruk, jangan tiru. Orang Islam seharusnya tidak begitu.

Tapi bagi orang-orang yang gagal paham, mengungkapkan fakta itu dimaknai sebagai propaganda untuk mengatakan bahwa kaum muslim itu berperangai buruk. Bagaimana tanggapan mereka? Kalau saya tulis tentang koruptor beragama Islam, mereka balik menuding orang dari agama lain yang korup juga.

Nah, itu cara berpikir mereka. Dengan tudingan itu mereka hendak mengatakan bahwa justru pihak umat beragama lain yang lebih korup. Lha, kalau pun iya, terus kenapa? Apakah itu membuat korupsi oleh tokoh-tokoh Islam itu jadi termaafkan?

Kita semua sadar, korupsi itu dilakukan oleh bangsat dari berbagai agama. Lagi-lagi, mengungkapnya dengan menyebut latar belakang agama si pelaku tujuannya untuk sekalian mengingatkan bahwa berdasarkan ajaran agama si pelaku, perbuatan itu tidak patut. Bukan untuk mengatakan bahwa agama si pelaku itu ajaran korup.

Demikian pula halnya dengan teroris. Adalah fakta bahwa serangan teroris belakangan ini sebagian besar pelakunya adalah muslim. Tidak hanya muslim, mereka mengaku meneror berdasarkan ayat-ayat Quran. Bagi pemerintah yang juga adalah orang-orang Islam, cara berislam seperti itu tidak patut. Maka pemerintah menegaskan, jangan berislam dengan cara itu.

Mengungkap pelaku teror dengan cara itu justru untuk menjaga ajaran Islam. Kalau yang berkembang adalah ajaran Islam versi teroris, kaum muslimin di seluruh dunia akan jadi musuh dunia.

Siapa kelompok kedua? Mereka adalah “kelompok pokoknya”. Pokoknya pemerintah salah. Pokoknya polisi salah. Tidak ada yang benar. Pokoknya pemerintah perlu diganti. Siapa penggantinya? Ntar gue cariin. Pokoknya ganti aja dulu.

Jadi, apapun kejadiannya, reaksinya adalah pokoknya ganti presiden.

  • Pertalite naik 200 perak seliter———> ganti presiden.
  • Ada orang pekok yang mengira telur di pasar itu palsu ——-> ganti presiden.
  • Amerika bikin kedutaan di Yerusalem——> ganti presiden.

Nyambung nggak? Kagak. Bagi mereka nyambung itu nggak penting. Mereka tahu bahwa target pasar yang hendak mereka tuju memang bukan golongan nyambung, melainkan golongan pekok yang akan menganggap hal yang dikatakan berulang-ulang sebagai sebuah kebenaran.

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.