Narkotika: Siapa yg Salah?

Ketika ada pengedar narkotika yang tertangkap, siapa yang biasanya disalahkan? Ada sejumlah orang yang menyalahkan Cina. Ya, karena yang tertangkap itu dari Cina dan Taiwan. Bahkan mereka menyalahkan negaranya. Seakan pemerinta dan negara Cina itu sengaja memproduksi narkotika untuk dijual ke sini. Padahal pemerintah Cina juga aktif memerangi narkotika.

Secara umum sikap orang terhadap narkotika adalah sikap korban. Negara ini jadi sasaran penjuakan narkotika karena ada yang dengan sengaja hendak menghancurkannya.

Narkotika itu dijual ke sini karena ada yang mau beli. Harganya mahal, karena ada yang mau beli meski berisiko masuk penjara. Maka orang yang menjualnya pun nekat, berani menghadapi risiko hukuma mati.

Tidak cuma itu. Mereka berani karena peluang lolos juga besar. Kalau pun tertangkap dan masuk penjara, toh pengelola penjara bisa dibayar. Bahkan bisa tetap berdagang narkotika dari penjara.

Masih mau menyalahkan pihak luar? Indonesia bukan korban pihak luar. Indonesia jadi pasar narkotika karena banyak orang di sini yang sakit dan memerlukan narkotika. Mereka rusak dan merusak, bukan korban yang dirusak.

Lebih gila lagi, sebagian dari mereka dipilih untuk jadi pemimpin, diserahi uang pajak untuk dikelola. Kok bisa? Salah satu sebabnya karena mereka mampu tampil sebagai sosok yang saleh, dengan memakai atribut agama.

Jadi siapa yang salah?

catatan kang Hasan

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.