Belajar Etika Politik dari si Tukang Martabak

Hanafi Rais, anak Amien Rais menawarkan becak Rp 15 Jt ke Anies. Konon kabarnya becak itu ramah lingkungan dan bisa menempuh 40 km / batere.

Tiba-tiba saya ingat Si Gibran, putra sulung Jokowi pedagang martabak yang menolak orderan dari pemerintah kota Solo:

“Bisnis dan politik jangan dicampur. Saya ingin bapak tetap bisa jalan, saya juga begitu,” kata Gibran saat hadir dalam program Mata Najwa di Metro TV yang tayang pada Rabu (24/2/2016).

Lha kok justru si Gibran yang ngomong etika politik ? Kok bukan dari guru besar ilmu politik, seperti Amien Rais ?

Hanafi yang anggota DPR, Anies bahkan Amien sendiri yang merupakan guru besar ilmu politik, malah mau jualan becak ke pemda DKI ?

Aku hanya mampu melihat cicak-cicak di dinding yang merayap berkeliling. Ada becak yang datang, “hap !” lalu disergap………

Indonesia, tidak kurang orang pintar, namun langka manusia beretika.

catatan Lutfi Bakhtiyar

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 345 pengikut lainnya

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.