Modu Pelintiran ala Felix Siaw

Informasi dari Felix Siaw ini selalu penuh pelintiran. Dalam posting ini dia memelintir seolah ada larang membahas sejarah khilafah. Di mana itu dilarang? Coba baca buku pelajaran Sejarah Islam di madrasah, semua membahas soal khilafah.

Yang dilarang apa? Mengkampanyekan pendirian khilafah untuk menggantikan NKRI. Itu yang dilakukan Felix bersama HTI. Tapi dia memanipulasi, seolah dia hanya menceritakan sejarah.

Nah, apa kaitannya dengan Kristen? Orang-orang Kristen menganggap imperium Kristen itu cerita masa lalu. Mereka tidak sedang berkampanye untuk membangkitkannya kembali. Tapi oleh Felix disama-samakan.

Ini modus penipuan. Modusnya, sana boleh, kok sini ndak boleh. Padahal yang dilakukan pihak sana tidak sama dengan yang dilakukan pihak sini.

Paham ya?

Mengapa khilafah tidak diinginkan berdiri kembali? Karena sudah salah zaman. Imperium Romawi juga salah zaman. Dalam konteks tertentu malah disebut zaman kegelapan, kok. Sama, khilafah juga sudah lewat. Kalau mau dihidupkan kembali, sudah salah zaman. Jadi cukuplah ia jadi cerita saja dalam buku sejarah.

catatan Kang Hasan

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 255 pengikut lainnya

Iklan

2 Comments

  1. jangan menunjukkan kebodohanmu, mengatakan sesuatu secara sepihak tanpa pengetahuan dan pondasi berfikir dan tanpa memahami pemikiran yang diemban pengembanny sec keseluruhan.

    Suka

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.