Logika Tawuran Sang Imam Besar

Dulu (saya lupa persisnya kapan) saya pernah melihat wawancara dengan Rizieq Shihab di salah satu stasiun TV. Dia diwawancarai terkait dengan ketersinggungannya pada Gus Dur. Kata dia Gus Dur telah melakukan penghinaan (lagi-lagi saya tak ingat persis penghinaan apa yang Gus Dur lakukan pada dia).

Yang menarik adalah kata-katanya yang kira-kira begini: “Gus Dur harus meminta maaf, bukan kepada saya saja, namun kepada habaib seluruhnya. Kata-kata dia telah menyinggung seluruh habaib.”

Perhatikan: minta maaf kepada seluruh habaib, karena Gus Dur kata dia telah membuat seluruh habaib tersinggung. Tak cuma dia yang tersinggung.

Jadi beginilah memang cara berpikir “Imam Besar” ini. Dia selalu mengajak-ajak banyak orang untuk mengatasi persoalan yang dihadapi.

Dia biasa berlogika tawuran dan suka menghindar dari tanggung-jawab.

Logika seperti itu sering kita lihat hingga kini. Dia sangat jarang, hampir tak pernah, mengambil tanggung-jawab atas suatu persoalan untuk diletakkan di pundaknya, atau di pundak kelompoknya. Segala hal selalu dia katakan sebagai kepentingan seluruh ummat Islam. Entah kapan dia mendapat mandat untuk merepresentasikan seluruh ummat Islam itu.

Kalau dia lagi ingin marah-marah pada seseorang, dia tuding orang itu telah menyinggung perasaan ummat Islam. Kalau dia mau menghantam lawan politiknya, dia labeli orang itu sebagai musuh Islam. Kalau ada masalah menimpa dirinya, sebanyak mungkin orang akan diminta turut menanggung.

Dia biasa berlogika tawuran. Itu sudah sejak dulu. Tapi kalau sekarang makin banyak di antara antum yang mau diajak gabung tawuran oleh Rizieq Shihab, itu fenomena baru. Di situ saya merasa heran…

catatan Abdul Gaffar Karim

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 249 pengikut lainnya

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s