Yg Kuat & Lemah: Beda Perlakuan di Masyarakat

Kemarin saya sekilas nonton TV, menampilkan Ivan Gunawan. Seimgat saya ada banyak acara dia. Artinya, penggemar dia banyak. IG tidak sendiri. Ada banyak orang segaya dengan dia di TV.

Lalu saya teingat pada perlakuan terhadap waria di Aceh. Mereka ditangkap, tanpa dasar hukum. Ditelanjangi, dipermalukan. Kini bahkan dibatasi, tidak bisa bekerja.

Sungguh berbeda perlakuannya. Kenapa? Karena yang bisa ditekan dan diperlakukan seenaknya itu adalah orang lemah. Artinya, ada sekelompok orang yang sedikit punya kuasa, lalu memakainya untuk menzalimi orang lemah.

Sama halnya dengan pengrebegan rumah kos atau rumah orang di kampung, dengan tuduhan zina. Adakah wewenang orang tersebut melalukannya? Tidak. Mereka hanya merasa berwenang. Merasa kuasa.

Orang-orang seperti ini tentu tidak akan berani menggrebeg hotel atau apartemen mewah, karena mereka akan berhadapan dengan satpam yang galak. Atau, kalau masih nekat juga, akan berhadapan dengan hukum.

Bagi saya ini penyakit. Orang-orang mendua. Mungkin ada banyak orang yang garang mengucap anti LGBT, tapi pada saat yang sama adalah penggemar entertainer pelaku LGBT. Ada yang tampak garang anti zina, tapi cuma berani sama yang lemah.

catatan Kang Hasan

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 273 pengikut lainnya

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.