Damai di Layar TV

Saya berlangganan saluran TV berbayar. Kalau sedang santai, saya cari hiburan dengan menonton TV. Saluran favorit saya adalah HBO dan Fox Movie. Ditambah Asia Food Channel, NHK yang berbahasa Jepang, serta beberapa saluran dokumenter seperti National Geographic dan Discovery. Sesekali saya memantau situasi di Masjidil Haram, melalui saluran Al-Quranul Karim, yang menyiarkan suasana di sana secara langsung.

Kadang saya salah pencet, terbukalah saluran Reformed 21, saluran dakwah agama Kristen. Ada pendeta Stephen Tong di situ. Kadang tanpa sengaja saya juga melihat saluran-saluran dakwah Kristen atau Katholik, dalam bahasa Inggris.

Saya jadi ingat cerita berlangganan TV berbayar ini. Saya sebetulnya tidak begitu tertarik, karena jarang menonton TV. Saya juga khawatir anak-anak terlalu asyik dengan TV. Alasan istri saya,”Itu ada banyak pengajian di saluran Rodja TV. Ada saluran dari Mekkah juga,” katanya.

Akhirnya setelah berlangganan, yang sering ditonton ya saluran-saluran tadi. Saluran Rodja tidak pernah dibuka sama sekali. Saluran Mekkah hanya sesekali.

Melihat saluran TV dengan berbagai isi itu saya terpikir, beginilah seharusnya yang terjadi di dunia nyata. Rukun dalam satu ruang bersama. Di TV berbayar ini semua ada, tanpa saling ganggu. Ada orang beribadah di Masjidil Haram, dengan baju tertutup rapat. Tapi ada pula Fashion TV yang sering menampilkan perempuan dengan baju mini. Atau, MTV yang sering menayangkan goyang sensual, termasuk adegan LGBT.

Ada saluran dakwah Islam, ada pula saluran dakwah agama lain. Semua bisa disiarkan, bebas tanpa gangguan, memakai alat yang sama. Penonton bebas memilih mana yang mereka suka, dan mereka butuhkan.

Begitu pula seharusnya di ruang nyata. Yang sedang pengajian di sebelah sini, jangan usik yang sedang berjoget di sebelah sana. Jalani saja pilihan masing-masing. Yang bedakwah Islam jangan ganggu Kristen yang sedang berdakwah.

Bagus, bukan?

catatan Kang Hasan

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 329 pengikut lainnya

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.