Apa yg Salah dari Aksi Kartu Kuning Zaadit Taqwa pada Jokowi?

Tidak ada. Terlepas dia itu PKS atau bukan, aksi Zaadit Taqwa anak jurusan Fisika MIPA UI yang bikin heboh adalah aksi yang cerdas dan berkualitas. Aksinya berkelas. Tidak seperti aksi pandir Fadli Zon atau Fahri Hamzah yang asal njeplak karena ada agenda politik praktis dimulutnya. Aksi Zaadit juga beda dengan gerombolan mahasiswa lain yang cenderung anarkis , terlihat kumuh dan bodoh.

Zaadit mengenakan batik ketika meniup peluit dan mengacungkan” kartu kuning” pada saat acara Dies Natalis sudah selesai. Dia santun dan tahu diri karena aksi itu tidak dia lakukan saat Presiden Joko Widodo berpidato.

Aneka isu yang diusung juga sangat khas mahasiswa. Umum dan tidak spesifik ataupun dibuat-buat dan tidak terlihat agenda titipan para broker politik. Jadi saya lihat ini murni suara mahasiswa yang disampaikan dengan cara unik dan tepat waktu.

Saya yakin Presiden Joko Widodo melihat aksi ini sebagai bentuk dinamika pendewasaan politik yang tetap berada dalam koridor akademik. Universitas adalah kawah candradimuka berbagai aliran pemikiran dalam suasana intelektual dan jauh dari kesan atau nafsu merusak tatanan negara sebagaimana yang diperlihatkan anak IPB yang doyan banget dengan ideologi sesat HTI.

Aksi Zaadit adalah wujud kebebasan berpendapat yang meski berbeda haruslah dibela karena merupakan bagian dari alam demokrasi yang kita junjung tinggi. Penyeragaman pandangan apalagi dipaksakan adalah bibit-bibit ototarian yang harus dibasmi sejak awal.

Lagi pula, bukankah kritik tetap diperlukan agar pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak terjebak pada zona nyaman? Para analis mengatakan titik lemah yang bisa menjatuhkan Joko Widodo di 2019 adalah merasa puas dan lengah karena kuatnya dukungan.

Jadi kritik Zaadith yang unik hendaknya dipandang sebagai pengingat yang konstruktif dan rasional bahwa masih banyak persoalan yang harus diselesaikan.

Dan ini adalah sangat wajar ketimbang aksi beringas bakar ban ditengah jalan hingga menimbulkan kemacetan. Serta teriak-teriak dan bertingkah kurang ajar.

catatan Budi Setiawan

 

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 223 pengikut lainnya

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s