Dakwah itu Menyampaikan Kebenaran

Meski pahit, tidak enak dikeluarkan, membuat kita dimusuhi orang, kebenaran harus disampaikan. Kalau menyangkut penguasa, menyampaikan kebenaran bisa berisiko dipenjara, atau bahkan dibunuh. Tapi sekali lagi, kebenaran harus disampaikan. Maka, seorang pendakwah tidak boleh takut, tidak boleh mundur dalam menyampaikan kebenaran.

Tapi ingat, hal terpenting pada dakwah itu adalah menyampaikan kebenaran. KEBENARAN. Yang terpenting bukan berani menyampaikan. Bukan tidak takut masuk penjara. Bukan suara yang menggelegar. Juga bukan kecerdikan menyusun kata. Bukan. Tapi kebenaran.

Kebenaran itu basisnya fakta. Fakta yang terkonfirmasi. Bukan desas desus, bukan gosip, juga bukan persepsi. Fakta yang ada bukti nyatanya. Itu yang disampaikan. Sikap yang diambil adalah sikap berdasarkan fakta itu. Kritik dilakukan berdasar fakta.

Itu namanya menyampaikan kebenaran. Itulah fakta.

Kalau ada orang mengritik, tapi basisnya bukan fakta, itu bukan dakwah, tapi fitnah. Kalau ada yang bicara keras berbasis pada gosip, itu bukan. Dakwah, tapi provokasi.

Lebih parah lagi, bila gosip, desas desus yang disebar itu menyangkut sesama muslim. Itu sama sekali bukan dakwah. Muslim yang bukan komunis, dituduh komunis tanpa bukti. Itu fitnah yang keji. Yang menyampaikannya tak layak disebut da’i. Meski ia bicara di mimbar mesjid yang suci. Meski ia mengutip ayat-ayat suci.

Islam tidak mengajarkan umatnya untuk anti pemerintah. Islam hanya mengajarkan untuk tidak menjadi kacung pemerintah yang zalim. Bila pemerintah tidak zalim, maka wajib bagi kita untuk mematuhinya.

Jangan gampang menuduh pemerintah zalim. Tuduhan itu harus dipertanggungjawabkan. Bila basisnya bukan kebenaran, maka itu adalah tuduhan palsu. Para penuduh tanpa bukti adalah pendusta agama.

Ada orang-orang berbaju da’i, mengutip ayat suci. Apapun bajunya, berapapun fasihnya, sebanyak apapun hafalannya, kalau tidak menyampaikan kebenaran, jangan dengarkan.

catatan Kang Hasan

 

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 246 pengikut lainnya

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s