Berhijab Tapi Mulutnya kok Kayak Comberan???

Sering saya perhatikan ada banyak perempuan yang berhijab dan berjilbab tetapi mulut atau cangkem mereka kayak comberan: mencaci-maki, menghujat, mengfitnah, menghina, berkata kotor, dan hobi mengsumpahserapahi orang lain yang tidak mereka kenal.

Mereka begitu gigihnya menyerang orang-orang yang berbeda pendapat dengannya dengan makian dan kata-kata kotor bukan dengan argumen ilmiah dan memadai.

Kalau mereka berpenampilan “sekuler” masih lumayan, tapi kalau bercasing “religius” dan “Islami”, sikap, omongan dan perbuatan mereka terasa sangat aneh, janggal, dan paradoks.

Anehnya, mereka selalu berargumen bahwa berhijab itu wajib karena diperintahkan Allah dan Nabi Muhammad tetapi pada saat yang bersamaan mereka mengumbar kata-kata kotor sedangkan lidahnya fasih sekali kalau mencaci-maki orang lain.

Kalau mereka menganggap memakai hijab itu wajib lantaran diperintahkan oleh Allah dan Nabi Muhammad, bukankah bertutur-kata yang baik dan santun dan berakhlak mulia kepada sesama dan seterusnya juga wajib karena itu juga diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya?

Bukankah Allah dan Nabi Muhammad melarang umat Islam untuk mencaci-maki dan berkata buruk kepada sesama umat manusia?

Kenapa dalam hal hijab mereka menganggap wajib sementara dalam hal moralitas kemanusiaan mereka tidak menganggap wajib? Padahal sama-sama diperintahkan Tuhan dan Rasul-Nya?

“Kulit” dan “isi” memang tidak selalu sinkron. “Casing” dan “daleman” memang tidak selalu selaras.

Jadi, menutup rambut saja tidak cukup dan tidak menjamin orang menjadi berakhlak baik. Selain rambut, mulut juga ternyata perlu “dihijabi” supaya tidak mengigau kayak burung beo kesurupan demit Monas…

catatan Sumanto Al Qurtuby

5 Artikel terakhir di Blogย Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 248 pengikut lainnya

Iklan

2 Comments

    1. Kalau menurut saya, berhijab itu sudah menjadi identitasnya wanita muslim. Soal dia comberan atau tidak itu sudah jadi hak setiap individunya. Orang berhijab bukan bearti dia jauh dr kata pendosa, sama seperti anda yg berkomen tentang pencitraan Dan menganggap anda lebih baik dr orang yg anda maksud pencitraan tersebut. Dg kata lain, Secara tidak langsung anda juga membuktikan kalau anda juga comberan, cuma bukan dari mulut.. Tapi dari tulisan anda ๐Ÿ˜Š

      Disukai oleh 1 orang

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s