Tidak Ada Hubungannya Antara Hijab dan Hidayah!

Saya perhatikan sejumlah kelompok Islam di Indonesia itu lebay-njeblay. Misalnya mengaitkan perempuan berhijab atau berjilbab dengan hidayah, yakni perempuan yang berhijab atau berjilbab itu berarti sudah mendapatkan hidayah. Itu artinya yang belum berhijab/berjilbab dianggap belum mendapatkan hidayah. Ini contoh kecil dari sikap dan pernyataan yang lebay-njeblay tadi.

Hidayah itu tidak ada hubungannya dengan sehelai kain penutup tubuh atau rambut kepala. Hidayah itu kaitannya dengan hati dan perilaku serta sikap ketundukkan terhadap “sang pengecat cabe” yang dalam Islam disebut Allah.

Maka, dalam konteks ini,

Meskipun anda memakai jilbab / hijab tetapi hatimu kotor-njetor kayak got empang, mulutmu kayak kaleng rombeng, perilakumu kayak gerombolan preman sontoloyo, maka hakikatnya kamu belum mendapatkan hidayah.

  • Meskipun kalian berhijab dan berjilbab tapi hobi menipu umat, suka “mengibuli” Tuhan, gemar menghujat dan mencaci-maki orang lain, atau doyan mengutuk umat lain, maka hakikatnya kalian belum mendapat hidayah.
  • Meskipun kalian berhijab atau berjilbab tapi moralitasmu bejat bin bangsat hobi korupsi, mengemplang duit rakyat dan umat serta gemar menyalahgunakan kekuasaan untuk perutmu sendiri dan keluarga, maka hakikatnya kalian belum mendapat hidayah.

Hidayah memang tidak ada hubungannya dengan sehelai pakaian bernama hijab atau jilbab atau kerudung dan sejenisnya.

Banyak perempuan berhijab atau berjilbab karena faktor-faktor yang bersifat “manusiawi” seperti: malu dengan tetangga sebelah, sungkan dengan mertua, malu dengan anak, tidak enak dengan teman anggota klub pengajian, dan seterusnya.

Banyak perempuan berhijab/berjilbab karena: mengikuti mode atau fashion, tekanan sosial dari komunitas tertentu, menutupi aib, atau supaya kelihatan “agamis” dan salehah di mata teman, kolega, tetangga, atasan, bawahan dan seterusnya. Bahkan ada juga yang berhijab untuk menutupi uban yang sudah mulai menggerayangi rambut kepala he he.

Singkatnya, jangan kaitkan antara hidayah dan hijab/jilbab karena memang tidak ada kaitannya. Di zaman now, koruptor dan begenggek juga banyak yang berhijab dan berjilbab.

Jadi intinya begini Mat-Min: memang ada Bu Hidayah yang memakai hijab dan jilbab. Tetapi tidak semua hidayah itu memakai hijab dan jilbab. Contohnya Hidayah Nur Wahid…he he.

Jabal Dhahran, Arabia

catatan Sumanto Al Qurtuby

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s