Ananda Sukarlan, Muslim di Sekolah Kristen

Banyak orang berpikir dengan persepsi. Itu jenis penalaran yang buruk. “AS itu lulusan Kanisius, maka dia Kristen.” Itu kesimpulan tidak berbasis fakta dan nalar yang benar. Faktanya, ada begitu banyak muslim sekolah di Kristen (Katholik maupun Protestan), lulus dari sana, dan berkarya sebagai muslim. Salah satunya adalah Sandiaga Uno, wakil gubernur yang katanya didukung umat Islam itu. Oh ada satu lagi, Muhammad Rizieq Shihab, Imam Besar FPI.

Satu lagi, Anies Baswedan itu juga pernah sekolah sebentar di Sophia University, sebuah universitas Katholik di Tokyo. Ia ikut summe school selama 3 bulan dengan beasiswa JAL.

Cobalah disensus, ada berapa muslim yang pernah sekolah di sekolah Kristen di Indonesia. Mungkin ada jutaan. Fakta ini menggembirakan, sekaligus menyedihkan. Menggembirakan, karena ini menggambarkan betapa rukunnya kita selama ini

Tapi menyedihkan, ternyata umat Islam yang sering bangga dengan status magoritasnya itu, bikin sekolah dalam jumlah dan mutu yang cukup saja tidak mampu. Sampai-sampai umatnya mesti menumpang di sekolah orang.

Saya berterima kasih pada kalangan Kristen yang sudah membuka pintu untuk anak-anak muslim. Tapi ada orang-orang yang tidak berterima kasih. Kata mereka, itu tipu daya kaum Kristen saja. Sekolah-sekolah itu adalah alat mereka untuk melakukan kristenisasi.

Kalau sekolah-sekolah itu tempat Kristenisasi, kenapa Anies Baswedan, Sandiaga Uno, dan Rizieq tetap muslim? Ada jutaan lagi lulusan sekolah Kristen yang muslim. Pernahkah kita mendata jumlah orang yang pindah agama setelah sekolah di sekolah Kristen? Maaf, saya belum pernah lihat datanya.

Saya malu kalau kita sudah menikmati begitu banyak kebaikan dari orang Kristen tapi masih banyak orang Islam yang menganggap Kristen itu musuh. Tidak hanya sekolah, kita juga menikmati layanan dari rumah sakit mereka. Iya, kita bayar. Tapi ingatlah bahwa bukan uang yang merawat Anda. Uang itu tidak bermakna kalau tidak ada rumah sakit.

Bagi saya orang-orang Kristen itu bukan musuh. Mereka adalah saudara.

catatan Kang Hasan

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Iklan

1 Comment

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s