Tidak Ada Agama yg Disebarkan dengan Damai!

Di jaman dulu saat masih beragama ane yakin sekali Islam di sebarkan dengan damai bukan dengan pedang, tapi saat banyak baca sejarah dan fakta² penelitian ane harus mengakui apa yg ane percayai dulu tidak benar, karena pada dasarnya semua agama2 besar (termasuk islam juga) untuk menyebarkannya menjadi agama besar terkadang memakai jalan pedang.

Seperti contohnya penghancuran universitas Nalanda ini yg dulunya merupakan lembaga pendidikan kuno umat budha, bahkan klo kalian tau cerita Journey to the west (perjalanan ke barat) atau yg lebih di kenal sebagai cerita sungokung itu terinspirasi cerita asli perjalanan seorang biksu muda Tong samcong (aslinya bernama Xuanzang) yg berasanl dari Cina dan pergi ke universitas Nalanda di India ini untuk belajar agama Budha dan membawa kitab tri pitaka ke cina.

Bahkan dulu Raja Sriwijaya kuno di nusantara menyumbangkan sebuah candi untuk univeristas Nalanda kuno ini, dan banyak dulu pendeta budha maupun para begawan (orang bijak) nusantara yg belajar ke Nalanda, karena hubungan yg erat antara kerajaan² nusantara kuno dan nalanda, bahkan hurup palawa yg nantinya menjadi hurup hanacaraka yg merupakan aksara kuno jawa kemungkinan dibawa dari universitas nalanda ini.

Tapi sayang semua kemegahan universitas Nalanda ini di hancurkan oleh bakhtiyar khilji (atau aslinya bernama Muhammad bin Bakhtiyar Khilji) yg merupakan seorang jenderal dari Kerajaan Mamluk Islam pada abad ke 12.

Penghancuran perpustakaan dan universitas Nalanda ini termasuk penghancuran ke dua perpustakaan legendaris dunia kuno setelah sebelumnya kekalifahan Umar bin Khatab pernah memerintahkan pengancuran perpustakaan legendaris Alexandria di mesir pada abad ke 7 masehi setelah sebelumnya perpustakaan Alexandria ini juga pernah di bakar oleh imperium Romawi kristen yg beranggapan perpustakaan Alexandria adalah semacam kuil kaum pagan,

Padahal baik perpustakaan seperti Alexandria maupun Nalanda adalah gudang ilmu pengetahuan kuno yg mengumpulkan berbagai pengetahuan dari seluruh penjuru dunia, menghancurkan dan membakar buku² perpustakaan legendaris ini sama saja dengan menyulut abad kegelapan bagi kaum yg menghancurkannya.

catatan: Agung Silvianto Dasritara, sumber artikel: https://www.myindiamyglory.com/2017/09/11/nalanda-9-million-books-burnt/

Iklan

1 Comment

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s