Abad Kemunduran Islam!

Jika ada wanita yang jadi korban perkosaan, salahkan saja orangnya kenapa pake pakaian yang sexy. Jika ada orang yang batalin puasa maka salahkan saja warungnya kenapa tetep buka di bulan puasa. Jika ada orang yang terganggu imannya karena lihat patung ya salahkan saja patungnya kenapa mengganggu iman orang lain. Jika ada negara Islam yang saling berperang dan hancur karena perang saudara ya salahkan saja Amerika, Yahudi dan Freemason. Inilah yang saya sebut sebagai “Logika Koplak”. Diri sendiri yang blo’on tapi pihak lain yang disalahkan.

Jika kekonyolan dan logika absurd semacam ini terus berjalan, berkembang dan umat beragama semakin gagal menunjukkan dirinya sebagai umat yang cerdas dan berbudi pekerti luhur maka jangan heran suatu ketika agama akan ditinggalkan orang.

Di Eropa pernah terjadi “Post Christianity Era” dimana agama yang sebelumnya sempat mendominasi dan menguasai hampir seluruh sendi kehidupan masyarakat akhirnya justru ditinggalkan orang. Insiden yang paling dikenang dalam sejarah adalah pembakaran hidup-hidup ilmuwan Giordano Bruno dan hukuman tahanan rumah seumur hidup kepada Galileo Galileo oleh pihak Gereja karena merumuskan teori Heliosentris (bumi berputar mengelilingi matahari).

Hal yang sama bisa saja terjadi pada agama Islam dimana akan bisa ditinggalkan karena dianggap gagal menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan yang universal, yang cerdas, toleran, inklusif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman. Jika sikap fanatik, arogan, keras kepala, beringas, bodoh, barbar, suka menghakimi dan memaksakan pendapat semakin banyak ditunjukkan maka justru akan semakin banyak orang yang tak bersimpati dan justru makin memperkuat stigma yang lekat dengan kebodohan dan kekerasan.

Jika tidak mau agama Islam semakin ditinggalkan orang dan terjadi “Post Islamic Era” sebagaimana yang pernah terjadi di Eropa Abad Pertengahan maka saya kira sistem dan metode pengajaran agama Islam sudah waktunya diperbaiki, dimodifikasi dan berevolusi sehingga tidak hanya berkutat pada teksbook dan budaya gurun pasir 14 abad yang lalu tetapi juga mengakomodasi perkembangan ilmu pengetahuan, nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat universal dan perkembangan evolusi kecerdasan manusia masa kini.

Salam Cerdas

catatan Muhammad Zazuli

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s