Peta Palestina & Penggiringan Opini

Anda mungkin sering melihat peta dibawah ini. Peta ini disebar untuk menggambarkan pencaplokan wilayah Palestina oleh Israel. Kesimpulan yang didapat: Israel itu penjajah keji.

Apakah peta ini menggambarkan fakta yang benar? Mari kita kaji.

Peta paling kiri adalah peta sebagian wilayah Mandat Palestina, wilayah bekas jajahan Turki yang diambil alih Inggris. Wilayah ini oleh administrasi Inggris disebut wilayah Palestina. Ingat, nama Palestina ini adalah nama dalam administrasi kolonial Inggris, tidak merujuk pada nama negara Palestina.

Siapa warga wilayah ini? Berbagai etnis, utamanya Arab dan Yahudi. Artinya, kalau kita mau menyebut “orang Palestina” itu mengacu pada berbagai etnis tadi. Dalam konteks itu orang Yahudi juga adalah orang Palestina. Tidak ada yang namanya etnis Palestina, yang disandingkan dengan etnis Yahudi seperti digambarkan dalam keterangan peta. Kalau mau disebut etnisnya, yang benar adalah Arab dan Yahudi.

Bagian timur dari Mandat Palestina ini, yang wilayahnya lebih luas, disebut Trans Jordan. Wilayah ini oleh Inggris diserahkan kepada keluarha Hashem, yang kemudian menjadi wilayah negara Jordania. Sedangkan bagian selatan diserahkan menjadi negara Mesir yang merdeka.

Jadi, kalau kita tegaskan, wilayah hijau dan putih di peta paling kiri itu wilayah siapa? Wilayah Inggris!

Wilayah Mandat Palestina bagian Barat ini hendak dimerdekakan menjadi 2 bagian. Itu yang kemudian dikenal dengan UN Partition Plan di gambar peta nomor 2 dari kiri. Wilayah hijau untuk etnis Arab, putih untuk etnis Yahudi. Ingat, ini adalah pembagian politik. Secara demografi, di wilayah hijau itu 99% populasinya adalah Arab, dan 1% orang Yahudi. Sementara di wilayah putih 55% Yahudi, 45% Arab.

Proposal ini ditolak oleh orang-orang Arab. Pihak Yahudi menerima. Negara-negara Arab kemudian menyerbu dan mengeroyok kelompok Yahudi, yang kemudian memproklamirkan berdirinya negara Israel. Mereka berniat memusnahkan orang-orang Yahudi, dan mencegah berdirinya negara Yahudi.

Tapi apa daya, negara-negara Arab itu kalah. Alih-alih menghancurkan Israel, wilayah negara itu justru meluas, seperti digambarkan dalam warna putih pada peta nomor 3 dari kiri. Mereka mendapat tambahan wilayah hasil peperangan yang tidak mereka mulai. Siapa yang memenangkan perang, akan mendapat wilayah, bukan?

Apakah setelah perang itu wilayah berwarna hijau itu adalah wilayah negara Palestina? Bukan. Gaza di bagian kiri dekat laut diduduki Mesir, dan Tepi Barat di bagian kanan diduduki Jordania. Lalu, mana wilayah negara Palestina? Tidak ada.

Sebenarnya peta nomor 3 sangat tidak tepat untuk menggambarkan keadaan sampai tahun 1967. Di tahun itu terjadi perang lagi, dan Israel menang lagi. Wilayah yang dikuasainya sampai ke Gurun Sinai yang tadinya merupakan wilayah Mesir. Wilayah ini dikembalikan ke Mesir melalui perjanjian Camp David, di mana kedua negara sepakat untuk berdamai. Mesir dimusuhi oleh negara-negara Arab lain karena perjanjian ini.

Peta paling kanan adalah wilayah yang terbentuk oleh konflik panjang. Israel dengan kekuatan militernya memang terus memperluas wilayah yang mereka kontrol, melebihi apa yang diamanahkan oleh PBB. Ini karena mereka berhadapan dengan orang-orang yang berniat memusnahkan mereka.

Wilayah Tepi Barat boleh dibilang hampir sepenuhnya dikontrol Israel, dengan pemerintah Palestina yang cenderung tunduk. Gaza yang dikuasai Hamas yang sekarang masih terus melancarkan serangan pada Israel, yang memicu serangan balasan yang brutal.

Saya bukan pendukung Israel, khususnya pada kekejian perangnya. Tapi saya juga sadar, konflik terjadi tidak secara sepihak. Kedua pihak harus mau berdamai. Kalau saja pihak Arab mau menerima proposal PBB dulu, mereka punya wilayah yang lebih luas dari sekarang, bukan?

catatan Kang Hasan

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s