setidaknya ada dua jenis kaum Muslim di Indonesia dewasa ini, yaitu Muslim Salafi dan Muslim Salawi. Yang dimaksud dengan “Muslim Salafi” adalah kaum Muslim yang mengklaim mengikuti dan mencontoh praktik dan tradisi keislaman kaum Muslim generasi awal terdahulu atau “para leluhur” yang populer dengan istilah “salafus shalih” (dari sinilah sebutan “Salafi” berasal).

Dalam perkembangannya, kaum Salafi ini beraneka ragam:

Ada yang sangat ekstrim dan hobi melakukan kekerasan tapi ada pula yang menolak kekerasan.

Ada yang semangat melakukan “pencegahan kemungkaran” tapi ada pula yang lebih memilih memperbanyak melakukan “perintah kebaikan”.

Ada kaum Salafi yang penampilan dan tata-busananya meniru-meniru para leluhur itu seperti berjubah dan berjenggot lebat. Tapi ada pula yang hanya mengadopsi pola-pikir dan praktik keislaman para leluhur saja dan agak fleksibel dalam hal berpakaian dan berpenampilan.

Pokoknya cem-macem deh.

Lalu bagaimana dengan kelompok Muslim Salawi? Kalau yang dimaksud dengan ini adalah kaum Muslim yang menganut doktrin, ajaran, dan paham: “semua salah Jokowi”. Pokoknya apapun yang buruk-buruk dan terjadi di Indonesia ini adalah salah Jokowi. Sampai misalnya kalau ada anak mencret dan kudisan di ujung pulau Aceh atau Papua misalnya adalah kesalahan Jokowi. Pokoknya: gara-gara Jokowi deh. Benci aku…

Mudah-mudahan Anda dan kita semua, khususnya umat Islam, tidak termasuk golongan “Muslim Salawi” ini yang selalu berburuk sangka dengan Pak Jokowi. Baik atau buruk, beliau adalah Presiden RI tercinta yang harus dijaga martabatnya karena beliau adalah simbol Bangsa dan Negara Indonesia.

catatan Sumanto Al Qurtuby

Iklan