Jangan Tertipu Ideologi Khilafah!

Kartosuwiryo itu asalnya Cepu, belajar di Surabaya bareng Sukarno. Namun mereka berbeda jalan, Sukarno ingin Pancasila, Kartosuwiryo ingin Khilafah.

Tentu saja di Cepu, Jawa Tengah tidak ada yang mendukung ide gila Kartosuwiryo, makanya dia lari ke Jawa Barat untuk mendirikan DI/TII. Jawa Barat kecuali Cirebon mudah sekali diperdaya oleh rayuan semu negara Islam dan itu terjadi hingga sekarang, mudah sekali tertipu oleh rayuan onta khilafah seperti PKS dan juga preman berjubah seperti Rizieq.

Pancasila itu hasil kompromi, kalau sila satu nya diganti syariat Islam, Indonesia Timur dari Bali sampai Papua ga sudi ikut Indonesia, makanya diganti Ketuhanan saja. Jadi siapapun yang percaya NKRI bersyariah, jangan mimpi, di Jawa saja yang mau Syariah paling cuma Jawa Barat.

Dari dulu orang Jawa itu sebenarnya ga terlalu ikhlas memeluk Islam, raja-raja Mataram lebih percaya Kejawen daripada Islam. Apalagi ada banyak Sunan yang mencampur aduk Islam dengan budaya lokal.

Yang disayangkan adalah orang Jawa Barat banyak kehilangan pengaruh Sunda Wiwitan-nya, sedangkan di Jawa Tengah dan Timur pengaruh Kejawen masih cukup besar. Ayo orang Jawa Barat, jangan lagi tertipu, ideologi gurun pasir itu ga cocok di nusantara yang bhinneka.

catatan Muhammad Amin

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s