Jangan Meremehkan Daya Hancur BOM PANCI!

rupanya masih banyak yg gagal paham tentang bom panci dan menganggapnya remeh, sampai komen *masa teroris mainannya panci? sekuat apa sih daya ledak bom panci...*

sebelum koment aneh² dan keliatan dungu, mari belajar dulu tentang bom panci yg patut ditekankan adalah perbedaan bom panci dengan bom lain

bom lain memakai *LEDAKAN* untuk membunuh, sehingga jelas, ledakannya harus besar agar efektif
sedangkan bom panci memakai *shrapnel* untuk membunuh, ledakan hanya sebagai pemicu untuk melontarkan shrapnel ke segala arah (jadi ledakan tidak besar seperti bom lain, makanya bom panci kecil, tapi shrapnelnya lah yg membunuh bukan ledakannya)

shrapnel sendiri adalah kumpulan paku, mur baut dsb yg diletakkan di dalam panci tersebut. Serpihan paku, baut mur yang terlontardari ledakan bom panci inilah yang berbahaya terutama bagi target soft seperti tubuh manusia.

Dengan kecepatan tinggi karena didorong oleh tekanan dari dalam panci tadi, shrapnel tersebut bisa terlontar hingga 300-an meter. Efeknya ketika terkena tubuh manusia, lebih parah dari pada terkoyak peluru.

Artinya walaupun biasanya mempunyai bahan peledak mini, daya bunuh bom panci ini sangatlah luar biasa. Pada serangan bom di Mumbai India 2006, 7 buah bom panci meledak di beberapa kereta komuter setempat dan membunuh 206 korban jiwa. di boston menewaskan 3 orang dan melukai 280 orang

Besarnya korban ini bukan karena besarnya ledakan, tetapi karena shrapnel yang disiapkan didalam panci mengoyak tubuh korban dengan kejam.

Bom panci sendiri sebenarnya memiliki istilah pressure cooker bomb. Artinya, tidak menggunakan sembarang panci, tetapi secara khusus menggunakan apa yang sering disebut sebagai panci presto, alias panci masak bertekanan tinggi.

Fungsi asasi panci bertekanan tinggi tersebut tentunya untuk memasak. Dengan memanfaatkan tekanan tinggi yang tercipta dari uap air didalam panci, pressure cooker tersebut dapat melunakkan daging dan tulang sapi, ayam, bandeng dan protein lainnya.

Bom panci sendiri digolongkan sebagai IED (improvised explosive device) alias alat peledak buatan sendiri. Konstruksinya simpel dan selain bahan peledaknya, bahan bahanlain seperti panci presto dan benda benda yang digunakan sebagai shrapnel mudah didapatkan. Secara sederhana, bisa dikatakan bom ini dibuat dengan memasukan bahan peledak dan shrapnel (pecahan logam, paku, mur dsb) ke dalam panci presto dan kemudian menempelkan blasting cap sebagai pemicu ledakan di luar panci presto tersebut. Jadilah bom panci.

Konsepnya, ketika blasting cap memicu ledakan di dalam panci presto, energi dan tekanan yang tercipta ditahan oleh konstruksi panci presto (yang memang didesain untuk menahan tekanan udara dari dalam ketika memasak). Hingga pada satu titik, tekanan energi ledakan tersebut akan melampaui kemampuan panci presto tersebut untuk menahannya, sehingga panci pun pecah dan tekanan yang tercipta pun menghambur keluar.

Akibatnya, energi yang tercipta dari ledakan awal didalam panci akan dilipat gandakan oleh tekanan yang keluar ketika panci meledak, sembari melontarkan semua bahan shrapnel yang telah disiapkan di dalam panci (paku, mur baut dsb).

Bom Panci, Namanya Tak Seimut Hasil Ledakannya. Akhir akhir ini kita sering mendengar istilah bom panci. Terutama setelah tertangkapnya beberapa terduga teroris di Bekasi dan Solo beberapa saat yang lalu.

Para terduga teroris tersebut disangkakan dakwaan mempersiapkan bom panci untuk menyerang istana negara. Tepatnya menyerang prosesi pergantian jaga Paspampres yang memang sudah beberapa saat ini menjadi obyek wisata publik.

Jika berhasil, walaupun diledakkan di luar istana (prosesi pergantian jaga Paspamres dilakukan diluar pagar istana), tentu efeknya akan luar biasa, mengingat terjadinya tidak jauh dari Istana. Masyarakat pasti akan mengasosiasikan lokasi bom dengan istana itu sendiri dan belum lagi efek ketidak percayaan kepada aparat keamanan.

Istana saja tidak terlindungi, apalagi masyarakat biasa? Ditambah efek ekonomi di pasar modal terkait kepercayaan kepada Pemerintah. Efek daya rusak bom tersebut bagi negara akan lebih besar dari pada ledakannya sendiri.

masih bilang pengalihan isu? baca disini:
https://www.facebook.com/Phoenix125/posts/1281446395255898

tetep masih bersikukuh pengalihan isu? mungkin otak anda yg perlu dialihkan atau menunggu bom itu meledak di daerah anda, baru anda bisa merasakan bagaimana rasanya tertimpa musibah lalu rame2 dibilang *ah cuma pengalihan isu…*

masih ada yg bilang *bom panci* cuma mainan anak2 ???
masih ada yg bilang *bom panci* cuma kayak mercon ???
masih ada yg bilang *bom panci* cuma pengalihan isu ???
dimana hati nurani & rasa empati anda ???
sudah matikah perasaan & hati kalian? seperti matinya otak memahami yg mana yg benar mana yg membabi buta membela teroris ???

*UPDATE*
BOM PANCI yg meledak di kampung melayu

catatan Muhammad Hafidh Noor Halim

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s