Perbaikan² Jakarta oleh AHOK yg terus saja difitnah Kaum Bani Daster

Kaum Bani Daster itu gemar memfitnah Ahok korupsi, mulai dari pengadaan bus trans Jakarta, RS Sumber Waras, Reklamasi Pluit, sampai dengan isu pengembang yg membiayai perelokasian-perelokasian wilayah kumuh di DKI, tapi tidak ada satupun yang terbukti dan akhirnya menyimpulkan sendiri bahwa KPK berpihak sama Ahok.

Faktanya sejauh ini, si Ahok itu ngga tambah kaya, mobil sama rumahnya juga ngga nambah apalagi istrinya, gaya hidupnya juga ga berubah. Mungkinkah hartanya di simpan di bank atau diatas-namakan orang lain? Bunuh diri itu namanya, karena dengan mudah akan terlacak oleh PPATK.

Justru yang nampak bertambah kaya itu adalah pengprov DKI. Berpuluh-puluh tahun nyewa truk sampah kpd pihak swasta, sekarang malah punya truk sampah sendiri. Kini Pengprov DKI malah punya truk penyapu jalan yang harga satuannya Rp 4,2M ukuran besar, dan Rp2,1M untuk truk penyapu ukuran kecil, total DKI memiliki 21 truk penyapu jalan yang beroperasi di jalan-jalan utama di DKI. Ga pernah lihat? Jelas aja, operasinya pukul 00.00 s/d 05.00 pagi.

Kata Kaum Bani Daster, serapan anggaran DKI itu paling rendah se-Indonesia? Trus kenapa emang? Kan memang lebih baik duitnya disimpan, daripada dimakan sama proyek-program fiktif para jin birokrasi. Masa’ gitu aja kalian ngga ngerti. DKI juga banyak bangun rusun-rusunawa itu pakai duit siapa, perbaikan taman-taman kota, sistem Aplication Qlue, pemasangan CCTV-CCTV utk 5 wilayah DKI? Sebagian memang kompensasi dari pengembang setempat, tapi inisiatornya siapa? Yang pasti bukan Lulung krn dia ga ngerti bedanya UPS sama USB.

Selama ini berapa banyak bangunan liar yang berhasil dirobohkan untuk dijadikan jalan inspeksi? atau normalisasi sungai yang sudah berjalan tanpa putus selama dua tahun ini, itu semua pakai duit siapa?

Lalu Itu gaji pasukan orange satu orang Rp 3,1 Juta per bulan x 70 orang perlurahan x jumlah seluruh kelurahan di DKI pake’ duit siapa? Udah klo ga ngerti diem aja, daripada asal ngomong malah keliatan nggak ngertinya. Dari sisi pendidikan, pengprov DKI juga terbukti berhasil menurunkan jumlah anak-anak yang putus sekolah, dan memberi jaminan kesehatan yang lebih baik.

Kaum Bani Daster, tahukah kalian jika DKI sekarang sudah memiliki 44 RSU Tipe D yang merupakan peningkatan dari puskesmas kecamatan? Pasti ngga tahu, boro-boro tahu, ke puskesmas seumur-umur aja belum pernah. Katanya Serapan anggaran rendah, koq akhir tahun lalu malah bisa datengin 320 bus ukuran sedang dan 31 unit bus gandeng merk Scania? Iya Scania, bukan Zhongtong Bus.

Pernah kalian masuk ke kelurahan/ kecamatan di DKI? Ada kelurahan di DKI yang ngga pake’ AC sekarang? Koq bisa ya sejak 2013, kelurahan-kelurahan berubah wajah seperti itu, baik fisik maupun model pelayanannya. Itu gara-gara Ahok? Bukan, itu gara-gara si Yusril ke pasar maksa pake’ kaos mickey mouse.

Gubernur DKI Jakarta pernah mengatakan, bahwa para lurah dan camat yang bisa memberikan pelayanan yang baik ke masyarakat berpotensi memiliki karier yang baik. Bahkan, ia mengaku ke depannya ingin agar jabatan kepala dinas diisi oleh para lurah dan camat berprestasi, karena terbukti hasil di lapangan lebih baik.

Prestasi kerja seiring dengan kenaikan gaji, itu wajar. PNS DKI kini bukan spt dulu; gaji tetap, tunjangan tetap, kerjanya lamban, tapi hartanya makin banyak. Itu baru aneh.

Kepala Dinas Tata Air sekarang Teguh Hendrawan adalah mantan Camat Pulo Gadung. Selain itu ada nama Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Andri Yansyah yang merupakan mantan Camat Jatinegara, Kepala Dinas Kebersihan Isnawa Adji yang merupakan mantan Camat Tambora, dan Kepala Satpol PP yang merupakan mantan Camat Kelapa Gading.

Duit APBD DKI itu besar, cukuplah kalau buat membangun Jakarta menjadi kota yang setara dengan kota-kota besar lainnya di dunia. Tapi jelas ngga cukup kalau pejabat²nya pada doyan naik lamborghini sambil teriak-teriak “Ini, gue pro rakyat miskin”.

catatan Gunadi Naim

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s