Konyolnya UU Penistaan Agama

Permasalahan UU penistaan agama adalah ketidakobjektifan dari hukum ini. Hukum yg tidak jelas batasan-batasannya dan bisa merugikan pada siapapun tanpa melihat konteksnya baik atau buruk,becanda atau keceplosan, orang bisa dipenjara karena undang undang ini.

Jujur saja, setiap agama sebenernya saling menyinggung satu sama lain, entah secara eksplisit maupun implisit. Setiap agama pasti memiliki ayat-ayat intoleransi.

Setiap agama merasa paling benar, sedangkan lainnya salah.Agama itu hanya sempurna dimata penganutnya sendiri,dan tidak ada satu agama pun yang sempurna dimata penganut agama lainnya, dan karena hal ini, bisa terjadi diskriminasi dan orang bisa merasa lebih baik dari yang lainnya. Kamu sebagai muslim mungkin tau segala sesuatu yg menyangkut agamamu, tapi apa kamu mengerti hal hal yang bisa menyinggung umat agama lain?

Kamu tidak mau makan babi, karena menurut agamamu makan babi itu haram. najis dan dosa, hal itu bisa aja bikin orang kristen tersinggung karena mereka terbiasa makan babi.

Kalau setiap ketersinggungan bisa dihukum, kamu keceplosan atau nggak sengaja saja bisa dipenjara. Karena yang namanya “Perasaan” itu tidak bisa diukur. Apa yang biasa kamu bicarakan , bisa menjadi ketersinggungan bagi orang/ agama lain.

Yang menganggap UU ini harus dipertahankan, harusnya tidak diam saja ketika melihat gereja‘ disegel, ketika tahu wihara dibakar, ketika semua broadcast massage Natal itu haram. Bukannya itu juga bentuk penistaan? Atau UU penistaan hanya berlaku buat agama mayoritas?

Orang yg dihukum karena sentiman SARA ini terlihat jahat sekali dimata orang. Padahal kita tidak bisa memilih orang tua kita, tidak bisa memilih dimana kita dilahirkan, dan agama kita juga warisan dari orang tua kita. Doktrin agama ditanamkan sejak kecil, sehingga saat dewasa kita pasti merasa agama kita yang paling benar. Jika orang bisa memilih, yang dihukum karena sentimen SARA itu juga pasti lebih memilih menjadi mayoritas agar tidak di diskriminasi. Kerja keras dan dedikasi bisa runtuh begitu saja karena dia minoritas dan salah bicara.

catatan Sherly Marindra Catrin

Iklan

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s