Sebelum HTI dibubarkan, pemerintah hendaknya terlebih dulu mendata keanggotaan ormas semprul ini. Setelah ketahuan identifikasi mereka, jangan tanggung-tanggung untuk mengpreteli para pengurus, anggota, dan simpatisan ormas gemblung ini.

Kalau mereka PNS, segera dipecat. Kalau mereka mahasiswa penerima beasiswa pemerintah, distop beasiswanya. Kalau mereka aparat, ya diberhentikan. Begitu seterusnya.

Jangan bilang kopar-kapir, horam-haram, thoghat-thogut terhadap Negara Indonesia dan Pancasila tetapi enak-enakkan egal-egol menikmati gaji dan fasilitas pemerintah. Itu “munapik” namanya. Kalau negaranya haram, gaji dan fasilitasnya juga haram dong.

Setelah dipreteli, baru dibubarkan saja. Meskipun sebetulnya saya tidak setuju kalau HTI dibubarkan. Itu melanggar demokrasi. Menurutku jangan dibubarkan tapi ditenggelamkan saja suruh mereka tinggal dan membuat Khilafah di dasar Laut Selatan bersama Nyi Roro Kidul he he.

catatan Sumanto Al Qurtuby

Iklan