Al-Maidah 51 emang bisa kok dipake buat MENIPU!!

Orang dibuat percaya bahwa memilih Ahok itu bertentangan dengan surat Al-Maidah 51. Haram hukumnya. Munafik pelakunya. Dan orang munafik itu tidak boleh disalatkan jenazahnya. Maka orang-orang melakukan itu. Mereka menganggap kafir orang-orang yang memilih Ahok. Mereka menolak menyakakan jenazah orang-orang yang memilih Ahok.

Tapi, tahukah kalian bahwa makna kata awliya’ itu luas? Rizieq sendiri yang mengatakan itu. Bahwa makna kata awliya’ itu luas. Pemimpin, pelindung, sekutu, teman dekat, dan masih banyak lagi makna yang senada. Menjadikan orang kafir sebagai awliya, yaitu pemimpin, pelindung, sekutu, sahabat, itu tidak boleh.

Itu artinya, bersekutu, beraliansi, berkoalisi dengan orang kafir itu haram. Artinya, berkoalisi dengan partai yang dipimpin Hari Tanoe juga haram.

Tapi, dalam hal ini, Anies kan tidak dipimpin Hari Tanoe. Anies yang memimpin, bukan dipimpin.

Sama saja! Kalian tahu tidak asbabun nuzul ayat ini? Ayat ini bukan soal kepemimpinan. Ini soal persekutuan, oleh dua oknum muslim dengan Yahudi Bani Qaunuqa. Tidak ada pemimpin di situ. Yang ada adalah aliansi, persekutuan, kerja sama. Haram! Maka, Anies bekerja sama, berkoalisi, dan didukung oleh Hari Tanoe itu haram!

Tapi kenapa para ulama diam saja? Kenapa Anies tetap dianggap calon pemimpin yang islami? Karena ini memang bukan soal mencari pemimpin yang kaffah. Ini soal anti-Ahok saja. Sejak awal orang-orang memang hendak ditipu, dengan memakai Al-Maidah 51.

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Iklan

1 Comment

Silahkan Komeng gan!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s