Yahudi di Arabia dan Timur Tengah (2)

Meski judulnya berbeda, postingan ini adalah kelanjutan dari “kuliah virtual” sebelumnya yang berjudul “Arab Yahudi, Yahudi Arab, dan Suku-Suku Yahudi di Jazirah Arab“. Bagi yang kemarin “mbolos sekolah”, silakan baca dulu postinganku itu supaya nyambung. Kata “Arabia” yang saya maksud di judul ini adalah Semenanjung Arab yang wilayahnya kini mencakup Arab Saudi dan Yaman, dua wilayah yang sangat penting dalam formasi Islam awal.

Secara garis besar, ada dua kelompok atau komunitas Yahudi di Arab dan Timur Tengah dewasa ini. Pertama, Yahudi Mizrahi atau Mizrahim atau al-Masyriqiyyun (kadang disebut “Yahudi Timur”), yaitu komunitas “Yahudi asli” (native) Timur Tengah yang nenek-moyangnya sudah ada sejak zaman biblikal sekitar 1,500 SM. Mereka tinggal di berbagai kawasan Arab dan Timur.

Kedua, Yahudi Sephardi atau Sephardim atau juga disebut “Yahudi Spanyol”. Kelompok Yahudi Sephardi ini mendiami wilayah Semenanjung Iberia (khususnya Portugal dan Spanyol) sejak sekitar 1,000 SM. Sejak akhir abad ke-14 dan puncaknya pada akhir abad ke-15, mereka kabur dan hijrah ke berbagai daerah di Arab dan Timur Tengah, setelah terjadi eksekusi besar-besaran yang dilakukan oleh para Raja Katolik Spanyol pada bentangan abad itu.

Sejak akhir abad ke-14, terjadi gerakan anti-Yahudi besar-besaran yang disokong oleh “Rezim Katolik” Spanyol yang berakhir pada pengusiran, pembunuhan massal, atau konversi ke Katolik. Persis seperti gerakan anti-komunis yang didalangi rezim Orde Baru di Indonesia, waktu itu umat Yahudi diberi pilihan serba sulit: menjadi Katolik, diusir atau dibunuh. Kelak, umat Yahudi yang pindah menjadi Katolik itu disebut “converso”.

Puncaknya,pada tahun 1492, dua Raja Katolik Isabela I dari Kerajaan Castile dan Ferdinand II dari Kerajaan Aragon, mengeluarkan “Dekrit Alhambra” yang menginstruksikan pengusiran seluruh komunitas Yahudi yang tidak mau menjadi Katolik dari Semenanjung Iberia. Tujuannya untuk “mengkatolikkan” Semenanjung Iberia dan mencegah masyarakat setempat (baik yang “coverso” maupun bukan) agar tidak memeluk agama Yahudi atau terpengaruh dengan tradisi dan kebudayaan Yahudi.

Komunitas Yahudi Sephardi ini pindah ke kawasan Arab dan Timur Tengah karena dulu Kerajaan Turki Usmani (Ottoman) menawarkan perlindungan kepada mereka. Berbeda ketika di tangan “Rezim Katolik” yang penuh penderitaan, umat Yahudi Sephardi di Semenanjung Iberia dulu mengalami puncak keemasan justru ketika berada di wilayah Kerajaan Islam (Daulah Andalusia / Daulah Umayyah II) sebelum tumbang di akhir abad ke-15 oleh penguasa Katolik di zaman Ratu Isabela dan Raja Ferdinand itu. Bisa jadi, pembunuhan dan pengusiran itu lantaran umat Yahudi dulu menjadi partner setia rezim Islam Daulah Andaulusia (insya Allah saya kisahkan di kemudian hari, kalau tidak lupa lagi he he).

Selain Yahudi Mizrahi dan Yahudi Sephardi di atas sebetulnya ada lagi kelompok yang disebut “Yahudi Yaman” (al-Yahudu al-Yamani) yang merupakan Klan Bani Habban karena itu kelompok ini juga disebut Habbanim atau Yahudi Habbani. Historisitas kelompok Yahudi Habbani ini berbeda dengan kelompok Yahudi Mizrahi, Yahudi Sephardi, maupun Yahudi Ashkenazi.

Bagaimana dengan kelompok suku-suku Yahudi yang tinggal di kawasan Khaibar, Madinah, dan Makah pada era sebelum dan sesudah Islam pada abad ke-7 M? Dari mana mereka berasal? Sejak kapan mereka berada di kawasan itu? Dan bagaimana hubungan mereka dengan Islam dan Nabi Muhammad? Apakah mereka memusuhi atau berteman? Bagaimana pula kok ada ayat Al-Qur’an yang seolah-olah anti-Yahudi? Apa konteksnya? Kelompok Yahudi mana yang dimaksud? Dlsb.

Masalah ini saya bahas lain kali aja ya? Yang jelas “clue”-nya, ada suku-suku Yahudi yang memusuhi Nabi Muhammad dan umat Islam tapi ada pula yang membela dan bekerja sama. Semua tergantung dari kepentingan politik-ekonomi-budaya dan relasi antar-suku. Jadi jangan terburu-buru kalau menilai sesuatu ya? Entar malah jadi lucu dan kelihatan lugu he he

catatan Sumanto Al Qurtuby

Baca Komentar Netizen

https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FBungmanto%2Fposts%2F10158216571575523%3Fcomment_id%3D10158216596955523&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FBungmanto%2Fposts%2F10158216571575523%3Fcomment_id%3D10158216621355523&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FBungmanto%2Fposts%2F10158216571575523%3Fcomment_id%3D10158216662010523&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FBungmanto%2Fposts%2F10158216571575523%3Fcomment_id%3D10158220027655523&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FBungmanto%2Fposts%2F10158216571575523%3Fcomment_id%3D10158216827160523&include_parent=false

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

[jetpack_subscription_form title=”Yuuk langganan Blog Semakinra.me” subscribe_text=”jangan ketinggalan update terbaru kami!”subscribe_button=”Berlangganan”]

Iklan