Pork Festival Semarang: Umat Lain yg Makan BABI… eh Kok UMAT ISLAM yg Kelojotan??? Ngoook!

Dalam banyak artikel membahas mengapa Allah SWT menciptakan babi padahal haram, dijelaskan bahwa antara lain tujuannya adalah menguji umat Islam dan agar Muslim tidak mengikuti tabiat binatang itu.

Pork Festival Semarang

Sebagai seorang Muslim, tentu saja saya tidak makan daging atau produk yang mengandung daging babi. Ketika bermukim di Singapura dan USA saya menghindari konter produk daging babi. Kami juga meneliti dengan seksama produk-produk yang mungkin mengandung babi.

Dan dalam kurun belasan tahun hidup di luar negeri dan terkepung daging babi serta harus ke toko Yahudi karena disini tidak jual babi, tidak sedikitpun iman saya luntur dan ngebet makan daging babi karena susah cari produk halal. Kamipun tidak menghiraukan ledekan akrab kawan non muslim yang bilang Muslim takut banget sih sama babi.

Jadi aneh jika ada sekelompok ormas Islam mati-matian berusaha menolak festival kuliner daging babi di Semarang. Alasannya macam-macam. Dari mulai bisa menodai Semarang sebagai kota religius ( maksudnya kota santri gitu atau bagaimana) sampai alasan untuk mencegah Muslim yang lemah iman jadi ngiler kemudian nekad mencicipi.makanan haram itu.

Polisi tegas tidak akan menuruti tuntutan mereka dan akan menindak tegas siapapun yang menodai Aksi Super Haram jilid kesekian itu. Tapi polisi agaknya kasihan juga karena mereka terus merengek. Polisi yang mungkin dengan senyum simpul sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal akhirnya meluluskan permintaan mereka agar festival kuliner daging babi ganti nama menjadi festival kuliner imlek. Tapi isinya ya tetap kuliner haram.

Meski demikian, pihak panitia akan pasang banyak logo babi supaya umat Muslim jangan pergi kesana. Panitia juga pintar menghindari “jebakan betmen” jika ada insiden muslim masuk ke festival itu hingga mereka yang menolak bisa menggunakan insiden tersebut sebagai alasan bahwa festival itu terbukti melemahkan iman seorang Muslim.

Anda boleh tertawa dengan kekonyolan ini. Juga boleh marah jika menganggap artikel ini melemahkan keimanan umat Islam. Asalkan jangan sampai ada kesan anda gampang diprovokasi hingga emosi hanya karena babi. Ingat, anak babi jalannya nunduk karena malu orang tuanya babi šŸ˜€

Sudah saatnya non kafir tidak mempermasalahkan festival kuliner orang kafir. Nanti pusing kepala babi …eh salah barbie.. Ngoookkk…

catatam Budi Setiawan, dipublish ulang oleh KataKita

Baca juga: Mengapa Babi Haram? Sebuah Kajian Kultural Budaya dalam artikel berseri. klik dibawah ini:

Apa Komentar Netizen??

https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FpageKataKita%2Fphotos%2Fa.804033499688037.1073741828.803774136380640%2F1233692986722084%2F%3Ftype%3D3%26comment_id%3D1233836646707718&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FpageKataKita%2Fphotos%2Fa.804033499688037.1073741828.803774136380640%2F1233692986722084%2F%3Ftype%3D3%26comment_id%3D1233828690041847&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FpageKataKita%2Fphotos%2Fa.804033499688037.1073741828.803774136380640%2F1233692986722084%2F%3Ftype%3D3%26comment_id%3D1233994643358585&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FpageKataKita%2Fphotos%2Fa.804033499688037.1073741828.803774136380640%2F1233692986722084%2F%3Ftype%3D3%26comment_id%3D1233899516701431&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FpageKataKita%2Fphotos%2Fa.804033499688037.1073741828.803774136380640%2F1233692986722084%2F%3Ftype%3D3%26comment_id%3D1233823510042365&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FpageKataKita%2Fphotos%2Fa.804033499688037.1073741828.803774136380640%2F1233692986722084%2F%3Ftype%3D3%26comment_id%3D1233948246696558&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FpageKataKita%2Fphotos%2Fa.804033499688037.1073741828.803774136380640%2F1233692986722084%2F%3Ftype%3D3%26comment_id%3D1233817660042950&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FpageKataKita%2Fphotos%2Fa.804033499688037.1073741828.803774136380640%2F1233692986722084%2F%3Ftype%3D3%26comment_id%3D1234087373349312&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FpageKataKita%2Fphotos%2Fa.804033499688037.1073741828.803774136380640%2F1233692986722084%2F%3Ftype%3D3%26comment_id%3D1234026616688721&include_parent=false

Pork Festival Semarang

5 Artikel terakhir di BlogĀ Semakin Rame

[jetpack_subscription_form title=”Yuuk langganan Blog Semakinra.me” subscribe_text=”jangan ketinggalan update terbaruĀ kami!”subscribe_button=”Berlangganan”]

Iklan