HOAX yg Kau Sebarkan & Percayai itu BISA MEMICU PERANG! Tidak Percaya?? Ini BUKTINYA BOSS!!

Saat ini sangat banyak bertebaran berita-berita hoax (palsu / bohong) di media sosial sehingga membuat Menkominfo perlu menutup belasan situs radikal yang gemar memproduksi dan menyebarkan hoax dan kebencian atas dasar SARA. 

Baca juga: 

Jangan Mau Dibodohi Propaganda dan HOAX Kaum Radikal!

Hoax sungguh mengerikan karena bisa menebarkan virus kebencian yang bahkan bisa menyulut sebuah aksi kekerasan atau bahkan perang. Berikut ini adalah beberapa hoax tingkat tinggi yang bahkan bisa mengakibatkan terjadinya perang dunia.

1. Awal September 1939, Adolf Hitler mengabarkan kepada parlemen Jerman bahwa militer Polandia telah “menembaki tentara Jerman pada pukul 05:45.” Ia lalu bersumpah akan membalas dendam. Kebohongan yang memicu Perang Dunia II itu terungkap setelah ketahuan tentara Jerman sendiri yang membunuh pasukan perbatasan Polandia. Karena sejak 1938 Jerman sudah mempersiapkan pendudukan terhadap negara tetangganya itu.

2. Kementerian Pertahanan AS mengabarkan bahwa kapal perang USS Maddox ditembaki kapal Vietnam Utara pada 2 dan 4 Agustus 1964. Insiden di Teluk Tonkin itu mendorong Kongres AS menerbitkan resolusi yang menjadi landasan hukum buat Presiden Lyndon B. Johnson untuk menyerang Vietnam. Tapi tahun 1995 bekas Menhan AS, Robert McNamara, mengakui insiden tersebut adalah berita palsu.

3. Seorang remaja putri Kuwait, Nariyah, bersaksi di depan Kongres AS pada 19 Oktober 1990 tentang kebiadaban prajurit Irak yang membunuh puluhan balita. Kesaksian tersebut ikut menyulut Perang Teluk. Belakangan ketahuan Nariyah adalah putri duta besar Kuwait dan kesaksiannya merupakan bagian dari kampanye dan propaganda palsu.

4. April 2000 pemerintah Bulgaria meneruskan laporan dinas rahasia Jerman tentang rencana pembersihan etnis ala Holocaust oleh Serbia terhadap etnis Albania dan Kosovo. Buktinya adalah citra udara dari lokasi kamp konsentrasi. Laporan tersebut menggerakkan NATO untuk melancarkan serangan udara terhadap Serbia. Rencana yang diberi kode “Operasi Tapal Besi” itu tidak pernah terbukti hingga kini.

5. Pada 5 Februari 2003 Menteri Luar Negeri AS, Colin Powell, mengklaim memiliki bukti kepemilikan senjata pemusnah massal oleh Irak pada sebuah sidang Dewan Keamanan PBB. Meski tak mendapat mandat PBB, Presiden AS George W. Bush, akhirnya tetap menginvasi Irak buat meruntuhkan rejim Saddam Hussein. Hingga kini senjata biologi dan kimia yang diklaim dimiliki Irak tidak pernah ditemukan.

Belajar dari fakta sejarah di atas, akankah negeri ini akan hancur dan terpecah belah hanya karena ulah orang-orang tak bertanggung jawab yang gemar memproduksi dan menyebarkan hoax?

Bahkan para tokoh yang dianggap paham agama sekelas Menteri dari partai agama, wakil ketua lembaga fatwa, anggota dewan partai agama, ketua dan sekjen ormas agama hingga ustadz dan ustadzahpun tidak terlepas dari melakukan kejahatan informasi dan penipuan publik semacam ini.

sumber: catatan Muhammad Zazuli di Facebook

Komentar Netizen

https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fmohammad.zazuli%2Fposts%2F1408558265822556%3Fcomment_id%3D1408563555822027&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fmohammad.zazuli%2Fposts%2F1408558265822556%3Fcomment_id%3D1408569065821476&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fmohammad.zazuli%2Fposts%2F1408558265822556%3Fcomment_id%3D1408606102484439&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fmohammad.zazuli%2Fposts%2F1408558265822556%3Fcomment_id%3D1408846132460436&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fmohammad.zazuli%2Fposts%2F1408558265822556%3Fcomment_id%3D1408882965790086&include_parent=false

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

[jetpack_subscription_form title=”Yuuk langganan Blog Semakinra.me” subscribe_text=”jangan ketinggalan update terbaru kami!”subscribe_button=”Berlangganan”]

Iklan