Parah… ini dia Kemunafikan Fatwa-fatwa Murahan MUI ! Share!

Ada oknum pejabat korupsi melanggar sumpah di bawah Al-Qur’an, MUI bungkam tak segera keluarkan fatwa haram, penistaan dan tak ada demo 7 juta umat Islam.

Ada pelaku bom mencatut nama Islam, mengatasnamakan jihad dan korbannya anak-anak tak berdosa, MUI bungkam tak segera keluarkan fatwa penistaan dan juga tak ada demo 7 juta umat Islam.

Ketika MUI berfatwa soal penistaan agama dan penghinaan terhadap ulama yang dilakukan oleh Ahok, fatwanya pun langsung dijadikan rujukan oleh GNPF-MUI, Ormas FPI dan “umat 411” untuk demo yang berakhir rusuh. Setelah rusuh, MUI baru menyatakan, “seharusnya tidak perlu demo”.

Menjelang Hari Natal, MUI mengeluarkan fatwa No. 56 th 2016 pada 14 Desember lalu, terkait haramnya penggunaan atribut Natal (termasuk baju dan topi ala Sinterklas yang tak ada dalam ajaran Alkitab manapun). Fatwanya pun dijadikan rujukan oleh FPI untuk sweeping atribut Natal ke Mall-Mall dan berbagai tempat lain.

Akibat sweeping, jalanan jadi macet, dunia usaha dan masyarakat pun terganggu. Kapolri pun menyatakan akan menindak tegas ormas yang melakukan sweeping atribut Natal. Dan lagi-lagi setelah kejadian, MUI baru menyatakan “tidak perlu sweeping karena itu wewenang polisi”. Pernyataan basi…!!! Sudah kejadian baru MUI klarifikasi.

Kemunafikan pun semakin jelas, ketika ada keluarga Cikeas yang mengenakan pakaian ala Natal, tidak ada satupun orang dari FPI atau makhluk di MUI yang berkomentar. Mereka bungkam dan seakan mulutnya ‘tersumpal’ oleh seonggok bongkah berlian.

Masih banyak fatwa-fatwa lain yang ‘murahan’ alias tak berkelas dan bernuansa politis. Jadi, jangan paksa saya untuk mengikuti fatwa yang ‘murahan’. Aku masih menunggu fatwa berkelas dan bernilai tinggi dari MUI, baru fatwanya akan aku ikuti. Majelis dan agama itu baik, tapi akhlaq dan perilaku manusia didalamnya yang belum tentu semua baik.

sumber tulisan: catatan Yusuf Muhammad di Facebook

Celoteh Netizen

https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FYusufDumdum%2Fposts%2F684537195039720%3Fcomment_id%3D684538548372918&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FYusufDumdum%2Fposts%2F684537195039720%3Fcomment_id%3D684538761706230&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FYusufDumdum%2Fposts%2F684537195039720%3Fcomment_id%3D684539068372866&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FYusufDumdum%2Fposts%2F684537195039720%3Fcomment_id%3D684544675038972&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FYusufDumdum%2Fposts%2F684537195039720%3Fcomment_id%3D684544935038946&include_parent=false
https://www.facebook.com/plugins/comment_embed.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FYusufDumdum%2Fposts%2F684537195039720%3Fcomment_id%3D684538695039570&include_parent=false

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

[jetpack_subscription_form title=”Yuuk langganan Blog Semakinra.me” subscribe_text=”jangan ketinggalan update terbaru kami!”subscribe_button=”Berlangganan”]

Iklan