Teroris adalah Penista Agama Islam yg Sebenarnya!

Siapakah Penista agama Islam yang nyata? Dialah Bahrun Naim alias Anggih Tamtomo alias Abu Rayan dan kelompoknya, termasuk 3 orang yang ditangkap semalam, Sabtu (10/12/16) oleh densus 88 anti teror di Bintara, Bekasi, Jawa Barat.

Teroris adalah Penista Agama Islam yg Sebenarnya!

Ketiganya ditangkap beserta barang bukti “Bom Panci” yang berdaya ledak tinggi (radius 300m). Jadi, jika bom diledakkan, maka radius 300m semua yg ada akan hancur. Bayangkan jika ada anak², ibu², aki², nini², dan semua akan lenyap.

Sayangnya penista agama Islam yang nyata seperti mereka justru dibanggakan oleh kelompok radikal “bersumbu cingkrang”. Padahal jelas-jelas mereka telah mencatut nama Islam untuk membunuh, mengebom dan melakukan teror yang tidak diajarkan dalam agama manapun termasuk Islam.

Saya tegaskan berulangkali, “agama tidak pernah salah, tapi akhlaq dan perilaku manusia yang salah.”

Apa yang dilakukan oleh kelompok teroris tersebut adalah akibat dari ajaran radikal yang terkutuk mencatut nama Islam. Otak mereka dicuci, diiming-imingi surga dan 72 bidadari sehingga rela melakukan bom bunuh diri. Dan nama Islam seringkali dijadikan ‘kambing hitam” akibat kelakuan mereka yang bejat dan jahanam.

Teroris adalah Penista Agama Islam yg Sebenarnya!

Teroris adalah Penista Agama Islam yg Sebenarnya!

Lucunya para simpatisan teroris ini justru menuduh penangkapan teroris adalah pengalihan isu dan teroris adalah bagian dari produk negara dst. Jadi makin kelihatan, otak mereka telah terkontaminasi racun radikal sehingga perlu divaksin ulang.

  • Pelaku teroris ditangkap dibilang pengalihan isu..
  • Pelaku pengeboman ditangkap dibilang pengalihan isu..
  • Pelaku pembunuhan ditangkap dibilang pengalihan isu..
  • Pelaku kejahatan kemanusiaan dibilang pengalihan isu..

Kalian waras…??
Sebaiknya periksakan otak kalian ke Psikiater..!!!

Wallahi demi Allah dan Rasulullah, bahwa bom bunuh diri yang dilakukan oleh kelompok mereka bukanlah ajaran Islam, melainkan perilaku dan ajaran busuk yang menistakan agama Islam.

Terima kasih pak Tito Karnavian dan jajarannya yang sigap dalam memberantas kaum radikal dan teroris di bumi Indonesia. Terima kasih Presiden Joko Widodo yang telah memilih pak Tito sebagai Kapolri.

#SayNoToTerrorism #SayNoToRadicalism

sumber tulisan: catatan Yusuf Muhammad di Facebook
(Muslim Nusantara, Anti Radicalism & Anti Terrorism)

tambahan dari Ustad Abu Janda al-Boliwudi

Densus88 gerebek rumah teroris di bekasi, ditemukan bom daya ledak tinggi, pelaku diamankan

Pertanyaan buat yang ngaku Muslim yang suka ngamuk²

TANYA: kalau memang terorisme itu rekayasa pengalihan isu, kenapa ada yang memanggil mereka “mujahid” (pejuang) ?

TANYA: kalau memang teroris itu tidak punya agama, kenapa ada yang memanggil mereka para “syuhada” (mati mulia membela islam) ?

* mohon dijawab selayaknya orang waras tanpa ngamuk2 tanpa menghujat tanpa menghina

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

[jetpack_subscription_form title=”Yuuk langganan Blog Semakinra.me” subscribe_text=”jangan ketinggalan update terbaru kami!”subscribe_button=”Berlangganan”]

Iklan