Pesan dari Seorang Atheis Kepada Pembenci Sari Roti

Tulisan dibawah ini adalah milik seorang kawan di Facebook yg mengaku atheis. tulisannya sering mengkritik kaum Bigot dari agama apapun. silahkan dibaca…

Agung Silvianto Dasritara

Ane ingat pernah beberapa kali punya pengalaman tentang menghargai makanan yg sampai hari ini masih ane ingat sebagai pelajaran hidup.

yg pertama adalah saat ane menunggui almarhum bokap ane di rumah sakit saat koma, pernah pass malamnya ane agak lapar dan inisiative cari makan di luar sendirian karena makanan di rumah sakit gak enak, tepat di depan rumah sakit ane melihat ada beberapa orang anak² (sekitar umur 5 tahunan yg tertua mungkin berumur 12 tahunan) yg mengais bak sampah besar

ane kira awalnya mereka anak² pemulung tapi ada yg aneh yaitu mereka gak mengumpulkan sampah plastik tapi mengambil dan memakan sisa² makanan dari tempat sampah itu, ane langsung mematung melihat kejadian itu dimana ane tidak pernah membayangkan ada anak² yg harus makan sampah. saat ane tanyakan pada tukang ojek sekitar situ, mereka adalah anak² yatim yg di telantarkan dan dibuang orang tuanya .

sedangkan pengalaman yg kedua adalah saat ane makan siang dan meeting di sebuah restoran berkelas dengan beberapa client dan para bos² (pas ane masih kerja di perusahaan telekomunikasi dulu) saat iseng² melihat keluar jendela ane melihat ada seoang ibu² kaya yg mungkin sudah kenyang membuang rotinya ke jalan lalu pergi dengan mobil mewahnya

gak beberapa lama ada lewat seorang ibu² lain dengan menggendong anak kecil yg mengambil roti di jalan itu dan membersihkan dengan selendang yg di pakai nya untuk menggendong anak nya itu, kemudian dia memberikan bagian yg bersih buat anak yg di gendongnya dan dia memakan bagian yg kotor dari roti itu.. melihat kejadian itu ane sekali lagi mematung bahkan mata ane sempat berkaca² sampai gak mood lagi ane melanjutkan meeting dan tiba² semua makanan di restoran itu langsung hambar bagi ane

hal² seperti itulah yg membuat ane broken hearted berat, dimana serasa kita di tonjok realitas kehidupan tepat di ulu hati .. itu sebabnya klo ada orang² yg menginjak² makanan seperti (gambar di bawah) ini ane cuman bisa mengatakan satu hal:

“ANJING LO BANGSAT”

Baca juga: Pengakuan Seorang Wanita Berjilbab yg Pernah Kuliah di Universitas Katolik

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

[jetpack_subscription_form title=”Yuuk langganan Blog Semakinra.me” subscribe_text=”jangan ketinggalan update terbaru kami!”subscribe_button=”Berlangganan”]

Iklan