Saya Muslim, Saya Nonton Metro TV dan Makan Sari Roti

Gerakan “Boikot Metro TV” perlu diluruskan TIDAK mewakili seluruh umat Muslim. Seperti juga gerakan “Boikot Sari Roti”. Karena itu adalah GERAKAN POLITIK, bukan agama.

TIDAK BENAR bila dikatakan Metro TV “anti islam”, sedangkan Metro TV RAJIN menghadirkan ulama-ulama.. bahkan Prof. Quraish Shihab punya SLOT acara sendiri.

Metro TV juga RAJIN mengundang Kyai NU “Nahdlatul Ulama” seperti KH. Mustofa Bisri, dan Ketum NU Prof. KH. Said Aqil Siradj.

Bahkan Metro TV bisa dikatakan sudah menjadikan Prof. KH. Said Aqil sebagai referensi narasumber tetap, karena selalu bertanya pendapat Kyai Said untuk perihal apapun.

TIDAK DUKUNG 411 DAN 212
BUKAN BERARTI ANTI ISLAM

Satu-satunya “dosa” Metro TV adalah TIDAK MENDUKUNG aksi 411 dan aksi 212 seperti viva news group & MNC group network.

Nasibnya sama dengan Sari Roti, begitu manajemen klarifikasi TIDAK MENDUKUNG aksi 212, langsung dihujat habis-habisan, sampai ada ajakan Boikot.

TIDAK DUKUNG 212 = MUNAFIK / KAFIR

Bahkan sejak heboh kasus dugaan penistaan agama Ahok besutan FPI & GNPF, timbul gerakan TAKFIRI – mengkafirkan – sesama Muslim.

Muslim yang tidak dukung 411 & 212 didakwa Munafik, bahkan sampai DIKAFIRKAN. Tokoh Muslim & Ulama pun dihujat bila tidak mendukung.

Nusron Wahid dihujat habis-habisan
Buya Syafi Ma’arif dihujat habis-habisan
Muslim DIFITNAH “non muslim menyamar”

Islam tidak hanya FPI
Islam tidak hanya GNPF
Islam tidak hanya 411 & 212

Tidak pro FPI BUKAN anti islam
Tidak pro GNPF BUKAN anti islam
Tidak pro 411 & 212 BUKAN anti slam

Sumber: catatan Permadi Arya / Ustad Abu Janda al-Boliwudi di Facebook

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

[jetpack_subscription_form title=”Yuuk langganan Blog Semakinra.me” subscribe_text=”jangan ketinggalan update terbaru kami!”subscribe_button=”Berlangganan”]

Iklan