Aher: Gubernur yg Jago Ngeles!

Aher Gubernur Jabar berpendapat bahwa pembubaran paksa acara KKR Natal di Sabuga, Bandung oleh ormas radikal kemarin bukan persoalan besar. “Itu kan kejadian kecil yang tidak mengganggu apa-apa saya kira,” katanya. Ini bukan yang pertama kali Gubernur dari PKS itu ngeles.

Sebelumnya saat lebih dari 10.000 rumah di 4 kecamatan (Kecamatan Dayeuhkolot, Bojongsoang, Bale Endah, dan Katapang) terendam banjir dia juga cuma berkata “Ya kalo hujannya sudah engga ada, udah panas lagi ya pasti banjirnya otomatis reda kan,” katanya. Solusi yang ditawarkannya pun lumayan “cerdas” yaitu berdoa dan menyerahkan hal tersebut kepada Tuhan serta berharap hujan yang menguyur cepat reda dan banjir segera surut.

Aher: Gubernur yg Jago Ngeles!

Begitu juga saat pelaksanaan PON XIX di Jabar yang tidak tertib serta terjadi banyak kericuhan dan kekisruhan seperti yang terjadi di cabang olahraga polo air, basket, dan karate, dan cabang olahraga lainnya dia juga cuma bilang “Itu juga kan biasa saja dalam sebuah cabang olahraga, pas pertandingan biasa saja. Insya Allah tidak ada masalah besar,” ujar dia.

Padahal ajang PON yang menggunakan duit rakyat sebesar 2,3 trilyun rupiah itu dia manfaatkan sebesar-besarnya sebagai ajang pencitraan dan kampanye dirinya dimana wajah Aher selalu ada di baliho-baliho, di spanduk-spanduk, di billboard, dimana-mana, di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Ahok & Aksi Bela Islam

Mirisnya, propinsi yang dipimpinnya itu justru menempati posisi pertama sebagai Provinsi dengan Penduduk Miskin Terbanyak Se-Indonesia. Berdasarkan catatan BPS 2016 dari 34 provinsi Jawa Barat menjadi propinsi dengan penduduk miskin terbanyak yaitu 2,7 juta orang. Hebatnya lagi ditengah kemiskinan rakyatnya tersebut Aher justru berambisi membangun sebuah masjid megah senilai Rp 1 triliun di Gedebage, Bandung.

Prestasi Jabar lainnya adalah menempati posisi kedua tertinggi dalam angka kematian ibu melahirkan setelah Nusa Tenggara Barat yaitu pada kisaran 215 kematian setiap 100 ribu kelahiran per tahun. Buruknya pemeliharaan lingkungan juga menjadi “prestasi” lain propinsi tersebut.

Pada tahun 2007, situs berita The Daily Mail pernah membahas polusi di sungai Citarum dengan judul “Apakah ini sungai paling tercemar di dunia?” (Is this the world’s most polluted river?). Kemudian, pada tanggal 10 April 2014, The Daily Mail menjuluki Citarum sebagai “sungai terkotor di dunia” akibat banyaknya sampah dan limbah kimia di sana. Mungkin Ahok perlu disewa untuk bisa membenahi dan membersihkan sungai2 di Jawa Barat juga.

Sungguh kasihan jadi warga Jawa Barat. Gubernurnya suka ngeles sedang wakilnya suka makan sosis dan hobi menangis…..

sumber: catatan Muhammad Zazuli di Facebook

Baca juga: Antara Ahok dan Habib Rizieq

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

[jetpack_subscription_form title=”Yuuk langganan Blog Semakinra.me” subscribe_text=”jangan ketinggalan update terbaru kami!”subscribe_button=”Berlangganan”]

Iklan