Umat Islam yg Kekanak-kanakan

Inilah orang Islam yang masih kanak-kanak. Lagi puasa, lihat orang makan, imannya terganggu. Lihat perempuan tidak pakai jilbab, birahinya terangsang. Lihat orang beribadah, ia merasa gelisah. 

Umat Islam yg Kekanak-kanakan

Baca juga: 

Padahal tuntunan Allah sudah jelas.

“Katakan, hai orang-orang kafir. Tidaklah aku menyembah apa yang kamu sembah. Kamu bukan penyembah apa yang aku sembah. Aku bukan penyembah apa yang kamu sembah. Kamu bukan penyembah apa yang aku sembah. Bagimu agamamu, bagiku agamaku.”

Tidaklah aku menyembah apa yang kamu sembah. Aku tahu kamu menyembah sesuatu, tapi itu bukan urusanku. Aku bukan penyembahnya. Aku tidak setuju dengan apa yang kamu sembah, tapi itu agamamu. Agamamu adalah agamamu, aku tidak akan mengusiknya. Maka kamu juga jangan usik agamaku. Masih kurang apa lagi tuntunannya?

Orang-orang ini hanya fasih dengan dalil lakum diinukum waliyadiim saat orang mengeluh soal ibadah mereka.

“Speaker mesjidmu terlalu berisik!”

“Kalian tidak boleh protes, ini hak kami untuk menjalankan ibadah. Lakum diinukum waliyadiiin.”

Lalu, kenapa ibadah orang lain kau ganggu?

Orang-orang ini, di mulut mereka melantunkan propaganda bahwa Islam itu cinta damai. Tapi kelakuan mereka menunjukkan bahwa mereka itu pembuat onar.

Masalah lain dalam soal ini adalah polisi yang lembek. Polisi hanya mau tidak ada keributan. Pokoknya damai. Adil tidak adil, jangan sampai ada keributan. Maka polisi lebih sering bertindak menekan kelompok yang lemah, agar menuruti kehendak kelompok yang kuat. Polisi tidak bekerja melindungi hak-hak rakyat yang dilindungi undang-undang.

skrinsut ini diberikan caption oleh Kang Hasan: Penyakit sarap yang diderita oleh cukup banyak orang dari kalangan non-kafir.

sumber: Catatan Kang Hasan di Facebook

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

[jetpack_subscription_form title=”Yuuk langganan Blog Semakinra.me” subscribe_text=”jangan ketinggalan update terbaru kami!”subscribe_button=”Berlangganan”]

Iklan