Religion and Mind Setting

Dengar ceramah pagi. Begini kata ustaz. “Allah selalu mendengar dan mengabulkan doa, tentu saja dengan beberapa syarat. Kalau kita merasa doa kita tidak terkabul, itu salah. Kita sekedar tidak menyadarinya.” 

Religion and Mind Setting

“Allah mengabulkan doa dengan berbagai cara. Ada yang dikabulkan secara langsung, persis seperti yang diminta. Ada yang dikabulkan secara bertahap. Ada yang ditunda, dikabulkan di kemudian hari. Ada yang ditukar dengan kebaikan lain, seperti dihindarkan dari kecelakaan. Ada pula yang ditukar dengan kebaikan di akhirat kelak.”

Orang berdoa. Kadang terjadilah hal-hal sesuai harapan di dalam doanya. Kadang tidak terjadi sesuai harapan. Tapi ia tetap menganggap harapannya terkabul, dengan cara-cara berbeda tadi.

Itulah yang disebut mind setting. Orang menyetel pikirannya pada seperangkat kepercayaan yang membahagiakan. That what religion is all about.

Tidak hanya agama yang melakukan mind setting. Para motivator pada dasarnya adalah mind setter. Tidak sedikit ajaran motivator yang tidak logis. Yang penting bahagia.

sumber: catatan Kang Hasan di Facebook

Religion and Mind Setting

Religion and Mind Setting

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Yuuk langganan Blog Semakinra.me

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Komentarin gan!


Categories: Catatan Kecil