Islam dan Teroris Muslim

Banyak orang Islam yang mengeluh begini,”Kalau ada orang Islam melakukan tindak kekerasan, langsung disebut teroris. Sedangkan kalau umat lain, tidak disebut teroris.”

Islam dan Teroris Muslim

Pernah dan sering ada yang protes, kenapa Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu tidak disebut teroris, padahal mereka juga melakukan tindakan teror. Orang langsung mengaitkannya dengan agama. OPM itu Kristen, kata mereka, karena itu tidak disebut teroris. Orang-orang itu lupa bahwa OPM itu organisasi separatis, sama dengan GAM di Aceh. Kita tahu bahwa GAM yang muslim tidak disebut teroris juga. Jadi, ini tidak ada hubungan dengan agama.

Apa sih teroris itu? Definisinya memang kompleks. Teroris adalah siapapun yang menebar teror, bukan? Teror itu ketakutan. Yang bisa diteror umumnya adalah rakyat sipil, yang tidak memegang senjata. Berbasis pada definisi itu maka yang disebut teroris adalah orang-orang yang yang menebar ketakutan kepada penduduk sipil.

Tidak hanya itu. Istilah teroris juga dibatasi dengan motif tindakan. Kalau kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang dengan motif ekonomi, tidak disebut teroris. Yang disebut teroris hanya penebar teror bermotif politik.

Nah, persoalannya, kenapa orang begitu ribut dengan soal label atau istilah? Apakah kalau serangan ke kantor Charlie Hebdo itu tidak disebut terorisme, maka tindakan itu jadi baik dan perlu didukung? Demikian pula, apakah kalau serangan ke WTC tahun 2001 tidak disebut terorisme, maka tindakan itu menjadi baik dan perlu didukung?

Baca juga: Tragedi Rohingya dan Tragedi Nalar Kita

Sama halnya, apakah tindakan yang dilakukan oleh GAM dan OPM itu, karena tidak disebut terorisme maka tindakan itu akan dianggap baik dan patut didukung?

Tidak. Apapun istilah yang kita pakai untuk menyebutnya, tindakan itu tetap tindakan keji yang harus dikutuk.

Orang-orang juga keberatan dengan pengaitan teroris itu dengan Islam. Islam, kata mereka, tidak mengajarkan terorisme. Tapi bagaimana kita bisa tidak mengaitkan Islam dengan ISIS, sementara huruf I pada singkatan itu memang kepanjangan dari Islam? Bagaimana kita hendak membantah bahwa Al-Qaeda itu terkait dengan Islam, sementara pentolannya terus mengutip Quran?

Bagi saya, yang lebih penting bukan label, tapi sikap kita terhadap tindak kekerasan itu. Siapapun pelakunya, apapun motifnya, tindakan itu harus kita tolak dan kita kutuk. Kalau pelakunya muslim, maka kita harus menegaskan bahwa kita bukan muslim yang sama dengan mereka.

sumber: catatan Kang Hasan di Facebook

Islam dan Teroris Muslim

Islam dan Teroris Muslim

Baca juga: Baca juga: Kesalahan Berpikir Mayoritas Umat Islam

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Yuuk langganan Blog Semakinra.me

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Komentarin gan!


Categories: Catatan Kecil