Rosulullah SAW dihina Desmond, Fatwa MUI dimana?

Wahai MUI, Rosulullah SAW dihina di Indonesia, dimana fatwa untuk penghinanya?

Kita tahu, ketika Ahok dilaporkan terkait dugaan menistakan agama, MUI tanpa “tabayyun” (verifikasi) terlebih dahulu begitu cepat mengeluarkan fatwa bahwa Ahok secara jelas menistakan Agama dan menghina para ulama.

Bahkan fatwa MUI dinilai beberapa pihak agak gegabah, tidak sesuai dengan prosedur yang dianjurkan oleh Islam dan Al-Qu’ran.

Sebelumnya juga kita tahu untuk demo seorang Ahok, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF-MUI) sebagai penggerak mendapatkan subsidi lebih dari 100 Miliyar, dan hal ini telah diakui oleh KH. Bachtiar Nasir, selaku ketua GNPF-MUI saat Konfrensi pers di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Logikanya, jika subsidi lebih dari 100 Milyar, berarti bisa saja 200 Miliyar, 300 Miliyar dst. Entah berapa pastinya hanya mereka dan Tuhan yang tahu. Saya juga tidak mau berburuk sangka siapa pendananya hingga dalam waktu singkat bisa mendapatkan dana begitu besar.

Padahal jika dibuat untuk bangun pondok atau masjid udah berlebih. Dan manfaatnya akan jauh lebih baik ketimbang dibuat demo yang berpotensi rusuh dan tidak ada dalam ajaran islam.

Perlu dicatat, bahwa aksi demo bisa dilakukan karena adanya produk demokrasi. Namun lucunya sebagian besar yang melakukan aksi demo “4-11” justru ingin mengganti sistem demokrasi dan Pancasila dengan menganut sistem Khilafah seperti negara-negara di Timur Tengah.

Baru-baru ini seorang Desmon J Mahesa telah dilaporkan atas dugaan menghina umat islam terkait ucapannya di acara talkshow, Berikut merupakan kutipan pernyataan Desmond dalam acara talkshow stasiun televisi swasta tersebut:

“Yah kalau ahli tafsir yang didatangkan, kesan saya, mengadu domba antara ulama kita dengan ulama Mesir. Tapi kesan saya adu domba. Kalau mengusulkan saya sederhana, kenapa Ahok tidak minta Tuhan dia menghidupkan Rasulullah, berpendapat di negeri ini? pendapat rasulullah kan semua ulama dan umat muslim mendengarnya.”

Mungkinkah Desmond menganggap Ahok sebagai Nabi Isa sehingga bisa menghidupkan manusia? Apalagi menyuruh Ahok minta Tuhan untuk hidupkan Rosulullah. Astagfirullah…

Sampai sekarang MUI masih “membuta, menuli dan membisu” terkait ucapan Desmond. Apakah karena yang dihina bukan ulama sehingga dianggap ucapan Desmond hal biasa? Apakah harus menunggu ada demo dan subsidi ratusan miliyar baru fatwa MUI bisa dikeluarkan? Apakah fatwa MUI berbayar sehingga harus tawar menawar, “wani piro?”

Akibat gegabahnya fatwa MUI terhadap Ahok, sampai memancing seorang kakek-kakek rela membuat sayembara 1 Miliyar bagi siapapun yang dapat memenggal kepala Ahok. Astagfirullah…

Saya seorang muslim dan meyakini tidak ada sesuatu apapun yang kebetulan dalam hidup ini. Semua atas kehendak Allah SWT. Kasus Desmond mungkin adalah bagian dari ujian dari Allah SWT untuk Lembaga MUI atas fatwanya terhadap kaum minoritas seperti Ahok.

desmond

Jika memang nyawa Ahok dihargai 1 Miliyar, itu masih terlalu murah. Ahok telah banyak memenuhi kebutuhan umat muslim yang selama ini belum pernah diwujudkan oleh gubernur-gubernur terdahulu yang notabene adalah seorang muslim.

Ingat! Baru Ahok yang sangat peduli terhadap umat muslim, dan ini fakta! Meskipun jika dikatakan amal kebaikannya tidak diterima oleh Allah SWT, namun setidaknya Ahok telah melakukan banyak hal manfaat bagi sesama manusia yang sejatinya adalah bersaudara.

Ahok telah mintak maaf pada publik dan mengatakan tidak ada niat utk menghina umat islam, apalgi para ulama. Sama, Desmond juga telah mintak maaf. Namun, biasakah fatwa MUI berlaku adil bagi semua umat?

Jika hanya karena fatwa MUI memancing nafsu seorang umat islam untuk membunuh Ahok dengan harga 1 Miliyar, maka bisakah nyawa Ahok diganti dengan nyawa seorang muslim seperti saya? Namun syaratnya eksekusi harus disaksikan di hadapan para alim ulama di MUI.

Semoga dengan nyawa saya lembaga MUI lebih obyektif, kembali ke jalan yang benar, serta berlaku adil dan berani mengeluarkan fatwa bagi yang mengina Rosulullah SAW, bukan hanya berfatwa bagi yang menghin ulama.

diambil dari facebook Yusuf Muhammad
(Muslim, Pegiat Bhinneka Tunggal Ika Anti Radikal)

5 Artikel terakhir di Blog Semakin Rame

Yuuk langganan Blog Semakinra.me

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Komentarin gan!


Categories: Catatan Kecil