Untaian 100 Kata-kata Sedih Menusuk Hati

Kata-kata Sedih Menusuk Hati – sedang galau karena merindu? atau ditinggalkan sang pujaan hati? semoga kata-kata sedih yg dirangkai ini dapat mewakili apa yg sedang agan rasakan sekarang….

 Klik “>” untuk melanjutkan 

100 Kata-kata Sedih Menusuk Hati

baca juga: Galeri 100 Kata-kata Sedih Romantis untuk update FB yg keren!

Setiamu sepi, adalah damai yang paling nyeri. Dalam sunyi hati yang kau peluk diam, dalam hening yang paling dalam

 

Kesakitan rindu; ialah kita yang mengabu di lajunya waktu. Sementara cinta abu-abu; mengendap pilu
 Di senja ini, aku menyedihkan, berjalan sendiri berkabut jingga. Senyap dengan tawa penuh tipu, dalam ramainya sorak para kelana
 Rindu; lukiskan saja air mata, sebelum aku jauh melangkah, jika aku tergiur akan nyiur dedaunan yang melambai
 Diujung senja, aku liar mencari riang. Namun sayang, Dia hitam tiada terang
 Pada munajatku yang tak pernah berakhir, biar kubahasakan rindu sampai titik nadir. Kelak, cinta adalah harapan yang mengukir
 Jangan datang, jangan kembali lagi, tetaplah mati. Suri dalam ingatanku; kenang
 Kita; sepasang kekasih yang di asuh rindu, dimana menjadi cerita dalam jarak yang di bahas waktu, yang di bahasakan dalam puisi sendu
 Sukar kutafsir rindu, tapi itulah yang berlaku, harap cukup puisi menggores pilu. Sebab dalam tangisku, berulang tersebut satu nama; kamu
 Kesepian ini menggigitku, ketika bayangmu tak mau melewati detik silam. Hingga sendiriku termangu tanpamu
 Kelak nanti engkau adalah kesakitanku, saat syahdu suaramu menikam jantungku, pada kata selamat tinggalmu untukku
 Kamu; adalah doa yang kulisankan, ucap yang kupuja. Namun di tulisan, kau masih kueja; rindu yang terbata-bata kubaca
 Di sini, sendiriku masih mengingat, saat pergimu berpaling ditelan senja, ketika lambaian tanganmu menguras air mata
 Menjelmalah sebagai embun, kelak kupeluk kau sebagai dingin, dalam doa yang mengamin
 Mengagumimu; adalah ketidakmampuan lisanku menjulurkan hati padamu
 Jadilah apapun yang engkau mau. Namun jangan sesekali mencintaiku tanpa baju. Sebab aku tak merindukan itu, tapi seluruhmu
 Senja telah tenggelam dijemput malam. Namun, aku masih sendiri dan masih bertahan; berkawan sepi dengan kesetiaan
 Malam; cepatlah melaju pulang? Aku telah resah di hamparan sepi. Sebab yang kupandangi, mesra kelam memeluk sunyi
 Senjaku kembali sepi, tanpa ada sentuhan nafasmu, pada titian bayangmu yang kian jauh.
 Sendiri, diam bak tak bernyawa. Hati bimbang, godaan menyapa. Tuhan, aku hanya ingin setia. Namun, sanggupkah dia merinduku saja
Selain mencintai dan mendoakan kebahagiaanmu, aku bisa apa? Selain hanya memaksa diri untuk merindumu
 Dia; langit yang tak bisa kutembus dengan pandangan. Tapi dia adalah kata yang pernah tertulis di dalam hatiku; sulit kuhapus
 Di penghujung hari, diantara sendiri dengan sepi, aku ingin kau kembali di sini; sekali lagi

Ya Robbi, jika rindu adalah rasa sakit yang tak menemukan muaranya. Penuhilah rasa sakitku dengan rindu kepadaMu

klik “->” untuk melanjutkan ke halaman selanjutnya

Komentarin gan!

Pages: 1 2 3 4


Categories: Status Galau