Kumpulan Sajak cinta Ungkapan Hati

Sajak cinta Ungkapan Hati – kumpulan puisi yg panjang bernada gundah gulana ini kami hadirkan untuk agan yg pikirannya dilandai kegalauan cinta. semoga bs mewakili apa yg sedang agan rasakan sekarang…. simpati kami untuk agan…

Contoh Sajak cinta Ungkapan Hati

dalam hening tetap ku hayati…
Dalam terang tetap ku rasakan..
Dalam diam hanya mampu berangan..dan menatap hampa.
Akan slalu ku nanti selamanya

 Sajak cinta Ungkapan Hati

pergilah cinta,,
temukan apa yang kau ingin
tak perlu lagi kau memintaku untuk membunuh cintaku
karena takkan pernah ada lagi aku dalam hidupmu

jalanilah setiap jalan yang telah km tentukan
bersama dia orang yang memang kau sayang
dan takkan pernah aku menyentuh alur hidupmu lagi
sekalipun dalam mimpi terburukmu,,

aku sudah cukup bahagia
meski hanya memandangmu dari sisi tergelap dunia
karena kaulah yang pertama

takkan aku titipkan asa pada bintang,,
dan takkan aku gantungkan harap meski telah mendalam,,
karena ini hanyalah rasaku,,
dan aku tahu kau takkan pernah ingin tahu.

 Kadang cinta itu mendatangkan sedih
Cinta mendatangkan duka
Cinta mendatangkan egoisme
Cinta mendatangkan prasangka buruk
Cinta mendatangkan smuanya keburukan yg tak di sangka sangka
Dan hanya dengan kasih dan sayang smuanya akan kembali normal …….selamat malam cinta dalam duka membawa kasih sayang…
ku duduk di sudut pelamunan
menyandarkan segala kegundahan
terhempas jarak yg menikam bayangan
setitik berkas paling terdalam

ku menjerit dalam kesunyian
titik fokus terpanah kearahnya
air matapun seolah merasakan
sayang, terlalu beku tuk dikeluarkan

bagaimana denganku ?
duri tajam menancap relungku
hempaskan duka menimpa sembilu
sungguh membayangkannya pun buatku bisu
karna tangan ini tak kuasa lagi
mendekap mesra segala mimpi

aku tak mampu
bukan tak mau

Andai saja awal pertemuan itu tak pernah ada..
Mungkin sampai kini aku tak kan sesakit ini karna sudah mengenalmu..
Andai saja aku tak jadi murah untuk menerimamu begitu saja..
Masuk kedalam riang rayuanmu..
Pastilah aku tak mudah tertipu daya kepalsuan rasamu..

Aku yang dulu dengan aku yang sekarang..
Menyimpan begitu banyak penyesalan..
Sampai dihari ini..
Aku selalu meratap sedih..
Begitu banyak rasa sesal yang tak bisa diterjemahkan dengan lisanku..

Andai saja masih banyak waktu yang tersisa..
Aku ingin sekali bisa lupa..
Lupa akan pahitnya masa kehilangan..
Dari awal hingga akhirnya..

Andai saja..

 Kutitipkan salam rindu bersama hembusan angin …
Kutitipkan wanginya anganku bersama bunga bunga yg mekar dan menawan …Kutitipkan rasa dan asaku bersama burung burung yg terbang di angkasa …
Sampai suatu saat engkau tau apa yg sebenarnya terjadi di kehidupanku ini…
Rasaku Rinduku …lamunanku hanya untukmu seorang kasih.. …Asal kau tau itu Cintaku Hanyalah Untukmu …
aku bertanya ketika aku siap mendengarnya
jika perpisahan adalah jawabannya
maka berakhirlah semua
jika tak kau lihat kesedihan di wajahku
itulah keadaanku
karna menangis tidak berarti sedih
karna menangis mungkin saja bahagia
dan karna itu aku tertawa
meski dalam raut muka yg tiada beda

Menangis dan bahagia
Ada dalam satu rasa
Yaitu cinta
Karna cinta ada dalam kehidupan
Yg terjalin dalam keberagaman
Dan kusimpulkan
Aku punya cinta
Dan kau juga punya cinta
Namun cinta yg berbeda

jika aku memilih pergi
maka pergilah semua
takan ada lagi hadirku memperhatikanmu
takan ada lagi jejakku mengikutimu
takan lagi kau lihat wajahku yg tersipu malu
saat senyum indahmu terguriskan dimataku
karna aku tak mau hidup dalam masa lalu
masa yg sebenarnya tak pernah ada di kisahku

jangan harap aku meragu
dalam putusanku yg penuh gejelok kalbu
aku memang sendu
tapi aku lebih kuat untuk menentang pilu

kau pikir aku mudah goyah ?
bila kau usik aku dengan cinta yg murah
maaf hatiku terlalu mahal untuk kembali padamu
sudah ku bulatkan asa

bila ku pergi
ya pergi tanpa kembali

Ku berkukat pada satu titik
Membiarkan seluruh ruang terpenuhi
Entah apa jua yang terpikir
Hingga penat menyebar kedalam pikiran

Melangkah dan ingin ku
melangkah
Namun bimbang menjerat begitu hebatnya
Apalah yang sedang kurasa ?
Arah pikirku begitu liar
menikamnya
Ingin kutemukan jalan terang
Hapuskan aku dalam
kebimbangan

namun aku tak tau harus bagaimana ?
Melangkah tapi tak tau arah
Berdiam tapi tak tau harus berbuat apa

Seperti itulah perasaanku
Lantas…
Haruskah ku berjalan kemudian kembali ?
Atau hanya berdiam diri dengan sejuta kebimbangan ini ?

 yakinkan aku
cinta dan kesetiaan itu masih hidup di bumi
sebagaimana jiwa jiwa
yang tak pernah mati
senja….
ku titip salam dilembayung senja
lewat dedaunan kutitipkan kesana
penyambung rasa ditengah kota

biar wajah diammu nyata
lembayung senja begitu adanya
walo bayangmu tak tampak pula
lewat bisikan udara kau kan merasa

 hujan mereda
engkau pun menjelma pelangi
membujur antara kangen dan sunyi
terbata kata
sebelum lembut kau liris cintamu
Bolehkah kutuliskan namamu disajak rinduku untuk terakhir kalinya??
Setelah itu tak akan kubiarkan sebait kataku beratas namakan namamu dipuisi-puisiku meski aku sangat merindukanmu
Bahkan ingin sekali mengunjungimu..
Kali ini saja untuk terakhir kalinya..
Bolehkah??

Ada saja yang buat aku ingin menemuimu..
Tapi tak bisa kupaksakan harus menemuimu..
Aku takut.. Terlalu takut..
Kata kasarmu menjadikan aku semakin rapuh..
Karna kutau bencimu kini lebih dari cintamu dahulu..

Bolehkah kurangkum lagi kenangan kita dibait puisiku ini??
Walau kutau kau enggan untuk membacanya..
Bahkan untuk bisa mengerti..

Aku menyisipkan kata maaf terdalam yang mungkin tak kau hiraukan..
Tak mengapa..
Kupikir kita harus tetap jadi baik-baik saja..
Walau aku berharap penuh kau masih mau jadi sahabatku lagi..
Bolehkah??

 Dengan cinta, Aku bertanya padamu
mau dibawa kemana rinduku?
Semoga tetap menyatu
di jiwamu
Aku bisa dengan mudah menangis ketika rindu
Namun untuk rindu aku kembali merasakan pilu
Pilu yg sekarang terbujur kaku
Oleh bahagia yg tlah kutemukan
Setelah ku kecap pahitnya percintaan

Maka aku tak ingin lagi
merindukan
Karna saat ia datang aku kembali memilukan
Ku harap kau tak menantikanku
Berbaik hati korbankan tawa riangku
Kau seolah tertawa atas
penderitaan ku
Sedang kau tau
aku sakit saat memikirkanmu

Aku kini tak lagi menangis
Dan saat ku tersenyumpun
Kau tak lagi menjadi alasan untuk itu

rindu ini kian berguncang
terus bertandang diperaduan
pada seorang yg jauh dalam pandangan
yg hadirnyapun tak bisa ku terawang
meski hati ini penasaran

ku harap engkau lelaki penjaga diri
tiada bunga yg kau hirup lebih banyak disana sini
secantik dan semerbak pun ia
semoga kau menjaga hati dan perasaanmu
karna kelak ALLAH kan sandingkan kita
didalam ridha kedua orang tua
bila memang seperti itu takdirnya

kini aku menunggumu
dalam detik waktu yg berdetak selalu
aku menantimu
seorang yg kan menjadi imamku

padamu,,,
yg masih ALLAH simpan dipangkuanNya
biarkanlah jarak ini mencatatnya
menuliskan rinduku didalam kisahnya
biarlah rindu menjelma saat ini
biar indah kelak nanti
dalam janjimu kepada ALLAH yg memilikiku
dan orang tua yg membesarkanku
insyaallah

Aku yg menyedihkan
Berjalan sendiri berkabut jingga
Jerit tawa para pengelana meramaikan
Namun aku disini pilu
Senyap dengan tawa penuh tipu

Diujung senja yg memilukan
Aku liar mencari riang
Hingga petangpun mulai datang
Namun sayang
Ia hitam tiada terang

Mataku yg sembab
Berlinang kesenduan didalamnya
Ingin aku menangis
Namun tanpa ku sadari
air matakupun menetes
Angin membuat mataku berair
Dan aku benci

Mengapa aku begini ?
Mengapa selalu ditempat ini?
Aku sendiri tak ditemani

Wahai sang pencipta kebahagian
Berikan aku ketenangan
Dalam kegamangan pikiranku sekarang
Meski tanpa kuluapkan
Kemelut hati yg berantakan
Tapi kumohon…
Jadikanlah tangis ini penawarnya
Hingga tiada lagi sang gelap menjelma
Berkuasa dalam jiwa

mungkin hanya sebatas harap
ketika rasa itu benarbenar pergi dariku
ketika aku pun lelah mengurai tanda tanya semu
memang hanya sebatas harap

lelah juga pada akhirnya
mungkin juga yang kau butuhkan amigu
dari pada melihat wujud seorang penggila
meski engkau menolak anggapan itu

terlihat jelas di depan mata
cinta sebatas mata dan situasi
sungguh tidak indah kisah ini
aku tak mampu lagi menyerap lukaluka

cukup sebatas angan saja
Semua ini bersarang
meski juga kadang merindukan
namun seperti yang pernah tertulis bahwa ada hal yang lebih baik dan penting

cukup sebatas mata saja
mempermainkan perasaan
meski harus sakit merelakan
Semoga tuhan membahagiakanmu selalu

Ingin aku marah
Namun dia menangis, aku sedih
Bagaimana ini ?
Dia terluka dicampakanya
Seolah dunia tlah mati untuknya
Dia berkata,,
Bisa gila bila tak melihatnya
Dan hatiku binasa mendengarnya
Ingin aku segera enyah dari hadapnya
Melihatnya menangis aku terluka
Entah aku cemburu
Namun ketika aku tau
Dia mencintai orang lain, aku pilu

Bagaimana ini ?

Ia bersandar dipelukku
Dengan tangisnya yg tersedu-sedu
Lantas harus ku sandarkan pada siapa senduku ?
Jika dia saja tak menganggapku

Aku marah
Aku resah
Namun emosiku tak jua indah
Karna aku harus diam
Berpura hatiku tiada kelam

Andai dia tau
Akupun membiru
Dilangit kelabu

Sunyi mencekam…
Tak kudengar tegur sapa..
Tak ku dengar rengek manja
Tak kudengar canda mesra..

Diam membisu seribu KATA
Dalam diam ada sejuta RINDU
Dalam diam ada selaksa CINTA
Dalam diam menyimpan ASA…

Saat ini raga ini lelah..
Saat ini rasa lni gelisah
Aku ingin ad disetiap desah ..
Menapaki ..hamparan rasa..
Berbaur suka dan duka..
Aku tau…. kau rasakan itu…

Ku usap air mataku yg tak menetes
kurasakan begitu sesaknya dada ini
Seakan nafasku takan ku hela lagi
Kutahan tangisku dalam beningnya keristal air mata
Yg tak kusadari begitu banyak kutampung kesedihan hati

Kulihat sunyi dalam raut wajahnya
Berbincang pilu disertai tangis kemarahannya
Aku menahan diri untuk tidak ikut isak tangisnya
Aku menahan kepedihan yg ku juga rasa
Aku menahan kemarahan yg timbul dalam jiwa
Aku menahan ribuan kata yg ingin kuungkap
Ya aku hanya menahannya
Menahan kebodohan yg mungkin akan terjadi bila ku seenaknya
Karna aku tak bisa menjadi bodoh dalam kebodohan
Karna tangis dan amarahmu itu sungguh bodoh
Tercipta hanya karna saling mencemooh

Sungguh keadaan bodoh apa ini ?
Kuusap tangis yg tak kukeluarkan

Kenapa aku jatuh cinta dgn mu?
Yg seharusnya rasa itu tenggelam saja
Bila cinta memang harus ada
Kenapa kita tak bisa bersama?

Kini aku kehilanganmu
Rasanya begitu kehilangan
Kau masih terbayang- bayang dlm mimpiku
Karna kau tak bisa meninggalkan mimpiku
Kau tak bisa menghampiriku
Menyedihkan : (

aku menangis sangat menangis
Tp tak ada satu tetespun air mata
Mengapa dan mengapa?
Hanya itu yg ku ingin tanya

Pergilah!
Bila memang kau harus pergi
Akupun sama
Aku akan pergi jauh
Sangat jauh dari pikirkan mu

tau kah kamu ?
betapa gundah hatiku menunggumu
kenapa ?
tak bisakah kau hampiriku dan berkata
jangan kau lihat senyumku tapi peluklah aku mulai dari sekarang
bisakah ?
atau ini begitu sulit untukmu ?

sungguh aku pilu dalam ruang semu
karna dirimu yg abu-abu

andai kau lebih berani
sedikit berani menyambut cintaku
mungkin sedari dulu kita kan abadi
tidak ada yg menanti
tiada pula yg pergi
karna maaf, aku tak sanggup bertahan bila begini
meskipun ini cinta
tapi cinta yg menderita
karna aku sedang menunggu
seseorang yg tak menanggapku

maaf aku pergi

Sajak cinta Ungkapan Hati

Sajak cinta Ungkapan Hati

5 Kata-kata terakhir di Blog Semakin Rame

[blog_subscription_form]

Sajak cinta Ungkapan Hati

Komentarin gan!


Categories: Status Galau

Tags: