Kata-kata Rindu Puitis untuk Update Status Facebook (10)

Kata-kata Rindu – lepaskan bait-bait kerinduan ini dalam jalinan pertemanan agan, agar rindu tidak berkelindan dengan sepi. dan temu menjadi kenyataan <3

Kata-kata Rindu

Kata-kata Rindu

Kata-kata Rindu

Seulas senyummu yang kucuri di rebah mentari; kini, kau rampok kembali, lenyap di panggang api

Kata-kata Rindu

 Pada malam kutitipkan senandung, dalam kidung–merenung. Harap kelam bisa menguraikan, tentang rindu tak tersampaikan
Aku mencium bau rindu, sesaat hujan turun, menjatuhkan segala kenanganmu, basah disini
 maaf atas kenangan yang menyapa, sebab ia tak sadar, tangisannya merupa hujan membasahi tanah yang kau cium
Di subuh yang suci, kupinang kau dengan restu Illahi. Kelak hubungan ini, abadi dalam rindu berkasih; cinta, temu dalam jalan Illahi
Sedih, perih kian pedih. Menyayat tak bisa beralih dari hati yang merintih
 Di larut yang sunyi, sepi mengukir rindunya sendiri. Berharap bunyi membunuhnya; sebab sudah lama ia ingin mati
Ada rindu tak bisa terbasuh. Ada sayang, yang ada hanya bayang. Meringis cinta dalam gamang, sebab di pisah waktu dan ruang
Apa aksaraku tak kelu di matamu; puisi? Sebab, mulai dari garis selalu ada yang meringis; kenang yang tak habis–terkikis kutulis
 Lautan adalah perempuan! udara, tanah dan air.. Angkasa juga perempuan, bintang dan Rembulan. Dan selebihnya hanya sep
Barangkali inilah takdir, cinta yang tak mampir, rindu yang slalu bergulir. Tak satupun dapat kuukir, bila hidup akan berakhir
  Detak-detak bosan bergeming, dari senja ke senja yang memusing. Dan aku masih saja berteman hening, dalam dekap sunyi tak berdenting
Goresan tinta menjadi pelipur lara, di sudut kamar dermaga hati yang terlelap dari lelah yang mendera
Kekasih, terlalu hambar hati ini, sebab kau tak ada di sisi, rinduilah aku. Kelak, kau akan tahu artinya sepi; bagai pisau mengiris api
Kelak, tiba masanya kita berpisah. Semoga maut saja yang mengakhiri. Sebab, aku terlalu takut tuk menangisimu dalam keadaan hidup
Sampai pagi kembali datang, anak-anak rindu tetap menantikanmu pulang; di ujung pelataran
 Bila rindu tak lagi mengganggu, biarlah kusimpan semua cerita lalu. Dalam diary kukecilkan kenanganmu
Kekasih, jika nanti aku mati, jangan kau tangisi. Jika kau merindui bacalah puisi; semua kenang kita sudah kuukir di sana
Kelak, jika nanti aku mati, dan kau merindui. Carilah aku dalam puisi, di sana kutulis cinta abadi. Aku-rindu, dan kau pujaan hati
Bagiku, kau nadiku yang mendenyutkan, jantungku yang mendebarkan. Namun, kau bilang aku cinta–rindu yang tak wajar; siap kau hanyutkan
 Kelak, puisiku tak lagi bercerita tentang luka, jika cintamu itu setia. “kelak, kunamai kau cinta; bukan rindu yang bernama setia
 Dari sejengkal hingga tutup masa; usia. Tak sedikitpun hatiku berkurang rasa–untukmu? Meski rindu acap kau dusta
 Aku hanya seorang pemuja rindu; sebab, melihatmu pun aku tak mampu. Aku hanya mampu mengharapkanmu

Meringis senja tak nampakkan jingga, di bias rona menggambarkan sketsa. Membayang wajah dinda di sana, di pasung bisu rindu tak menyapa

Kata-kata Rindu

5 Kata-kata terakhir di Blog Semakin Rame

[blog_subscription_form]

Kata-kata Rindu

Komentarin gan!


Categories: Kata Rayuan

Tags: